Rupiah Menguat ke Rp17.795 per Dolar AS di Hari Kamis

- Penulis Berita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Menguat ke Rp17.795 per Dolar AS di Hari Kamis 1
Rupiah Menguat ke Rp17.795 per Dolar AS di Hari Kamis 2



ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BERITAKARAWANG.ID – Nilai tukar rupiah menunjukkan tren positif dengan berada di level Rp17.795 per dolar AS pada perdagangan pagi ini, Kamis (20/8). Penguatan ini tercatat sebesar 45 poin atau setara dengan 0,25 persen dibandingkan dengan nilai tukar sebelumnya.

Pergerakan Mata Uang Asia yang Bervariasi

Di tengah penguatan rupiah, mata uang Asia lainnya menunjukkan pergerakan yang bervariasi terhadap dolar AS. Beberapa mata uang mengalami penguatan, termasuk yuan China yang naik 0,14 persen, peso Filipina yang menguat 0,32 persen, ringgit Malaysia yang naik 0,52 persen, dan dolar Singapura yang mengalami kenaikan sebesar 0,01 persen.

Namun, tidak semua mata uang Asia mengalami hal yang sama. Yen Jepang tercatat melemah sebesar 0,21 persen, won Korea Selatan terdepresiasi 0,37 persen, dan dolar Hong Kong juga mengalami koreksi dengan penurunan sebesar 0,01 persen.

Pergerakan Mata Uang di Tingkat Global

Beralih ke mata uang negara maju, penguatan dan pelemahan juga terlihat di berbagai mata uang. Poundsterling Inggris berhasil menguat sebesar 0,03 persen dan dolar Kanada mengalami kenaikan sebesar 0,05 persen. Di sisi lain, euro Eropa melemah sebesar 0,01 persen, dolar Australia mengalami penurunan 0,10 persen, dan franc Swiss mengalami pelemahan sebesar 0,23 persen.

Penyebab Penguatan Rupiah

Menurut analisis dari Lukman Leong, seorang analis di Doo Financial Futures, penguatan rupiah ini diperkirakan akan berlanjut. Hal ini dipicu oleh pelemahan dolar AS yang cukup tajam setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana untuk menggandakan operasi buyback guna mendukung likuiditas obligasi jangka panjang.

“Rupiah berpotensi terus menguat seiring dengan penurunan tajam pada dolar AS itu sendiri,” ungkap Lukman dalam pernyataannya kepada CNNIndonesia.com pada Kamis pagi.

Ia juga memprediksi bahwa pergerakan nilai tukar rupiah hari ini akan berada di rentang Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS.

Kesimpulan

Penguatan rupiah yang terjadi pagi ini menunjukkan optimisme pasar terhadap stabilitas ekonomi Indonesia di tengah pergerakan mata uang global yang tidak menentu. Dengan berbagai faktor yang memengaruhi pergerakan nilai tukar, para pelaku pasar akan terus memantau perkembangan selanjutnya.

Berita Terkait

Menhub Tegaskan Pencabutan Izin Rute bagi Operator Kapal yang Manipulasi Data Manifest
IHSG Diprediksi Melanjutkan Tren Positif Hari Ini, Berikut Analisisnya
Danantara Menghadapi Tantangan Besar dalam Restrukturisasi BUMN Karya
Anggaran Subsidi Energi untuk 2027 Naik 20% Menjadi Rp272,94 Triliun
BERITAKARAWANG.ID – Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen: Investasi dan Ekspor Jadi Kunci Utama
FWD Insurance Syariah Resmi Dapatkan Izin Usaha dari OJK
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp32,9 Triliun untuk Sekolah Rakyat dalam RAPBN 2027
Kementerian Pertanian Targetkan Swasembada Gula Konsumsi pada 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:56 WIB

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang NTT, Dampak Terasa di Beberapa Kabupaten

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:55 WIB

Viral! Tiga Pria Israel Diusir dari Gym di Bali Karena Perilaku Kasar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:55 WIB

Berita: Contoh Mukadimah Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Acara Islami

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:54 WIB

Berita Terkini: Contoh Mukadimah Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW yang Inspiratif

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:53 WIB

Tim SAR Gabungan Intensifkan Evakuasi Pasca Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:52 WIB

12 Peristiwa Menakjubkan Menjelang Kelahiran Nabi Muhammad SAW yang Perlu Diketahui

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso Dijatuhi Hukuman Penjara Empat Tahun atas Kasus Korupsi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:51 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW: Peringatan Penuh Makna untuk Umat Islam

Berita Terbaru

Bisnis

Tim SAR Gabungan Intensifkan Evakuasi Pasca Gempa NTT

Kamis, 20 Agu 2026 - 23:53 WIB