BERITAKARAWANG.ID – Dalam setiap perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, mukadimah atau kata pengantar menjadi bagian penting yang sering digunakan oleh para penceramah. Mukadimah memiliki fungsi sebagai pembuka yang mengantarkan audiens menuju inti pembicaraan. Artikel ini akan menyajikan berbagai contoh mukadimah dalam bahasa Arab beserta terjemahan dan bacaan latin yang bisa digunakan dalam acara peringatan tersebut.
Makna dan Pentingnya Mukadimah dalam Pidato Maulid Nabi
Mukadimah dalam pidato Maulid Nabi tidak hanya berfungsi sebagai pembuka, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya iman dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Dalam menyampaikan mukadimah, penceramah biasanya memuji Allah dan berselawat kepada Nabi, menciptakan suasana yang penuh berkah dan hikmah.
Contoh Mukadimah Maulid Nabi Muhammad
Berikut adalah beberapa contoh mukadimah yang dapat digunakan dalam pidato Maulid Nabi Muhammad:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Contoh Mukadimah 1
لْحَمْدُ لله الَّذِيْ أَعَزَّنَا باِلْإِيمَانِ بِهِ، وَهَدَاناَ إِلَى عَظِيمِ شَرِيْعَتِهِ، وَأَسْعَدَنَا بِاتِّبَاعِ أَفْضَلِ رُسُلِهِ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، فيِ أُلُوهِيَّتِهِ وَرُبُوْبِيَّتِهِ وَأَسْمَائِهِ وَصِفَاتِهِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ، وَبَعْدُ
Bacaan Latin: Alhamdulillahi a’azzana bil imani bih. Wahadana ila ’adzimi syari’atih. Wa as’adana bittiba’i afdhali rusulih. Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika lahu, fii uluuhiyyatihii, warubuubiyyatihii wa asmaaihi washifatih. Wa asyhadu anna muhammadan ’abduhu warasuluh. Allahumma shalli wasallim wabarik ‘ala Muhammadin wa’ala alihi washahbihi ajma’in. Waba’du.
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memuliakan kita dengan iman, memberikan petunjuk kepada kita menuju keagungan syariat-Nya, dan memberikan kebahagiaan kepada kita dengan mengikuti rasul-Nya yang paling mulia.”
Contoh Mukadimah 2
نَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا، وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ ،َأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ , وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
Bacaan Latin: Innal hamda lillah, nahmaduhu wanasta’inuhu wanastaghfiruh, wana’udzu billahi min syururi anfusina, wamin sayyiaati a’maalinaa, mayyahdihillahu falaa mudhilla lah, wamayyudhlil falaa haadiya lah. Asyhadu alla ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah, wa asyhadu anna muhammadan ’abduhu warosuuluh.
Artinya: “Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, yang kita memuji-Nya, memohon pertolongan kepada-Nya, dan memohon ampun kepada-Nya.”
Contoh Mukadimah 3
الحَمْدُ لِلَّهِ وَكَفَى وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى النَّبِيِّ اْلمُصْطَفَى وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ سَارَ عَلَى نَهْجِهِ وَاقْتَفَى
Bacaan Latin: Alhamdulillahi wa kafa, wash shalatu wassalamu ‘alaannabiyyil musthofa, wa ‘ala alihi wa shahbihi wa man sara ‘ala nahjihi waqtafa.
Artinya: “Segala puji bagi Allah Yang Maha Mencukupi hamba-hamba-Nya. Selawat dan salam atas nabi pilihan dan atas keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang menapaki dan mengikuti jalannya.”
Contoh Mukadimah 4
اَلْحَمْدُ لله الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ، لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللهِ شَهِيْدًا، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ.
Bacaan Latin: Alhamdulillahilladzi arsala rasulahu bil huda wadinil haqq, liyudzhirahu ’aladdini kullihi, wakafa billahi syahiidaa. Asyhadu alla ilaha illallah. Wa asyhadu anna muhammadarrasulullah.
Artinya: “Segala puji milik Allah yang telah mengutus Rasul-Nya dengan hidayah dan Agama yang benar, untuk memenangkannya atas semua agama lainnya.”
Contoh Mukadimah 5
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُورِ الدُّنْيَا وَالدِّينِ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَ اْلـمُرْسَلِينَ.
Bacaan Latin: Alhamdulillahirobbil alamin wabihi nasta’inu ‘ala umuurind dunya wad diin, wash shalatu wassalamu ‘ala asyrafil anbiya-i wal mursalin.
Artinya: “Segala puji bagi Tuhan semesta alam. Kepada-Nya kami memohon pertolongan dalam urusan dunia dan agama.”
Contoh Mukadimah 6
الـحَمْدُ للهِ وَحْدَهُ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مَنْ لَا نَبِيَّ وَلَا رَسُوْلَ بَعْدَهُ.
Bacaan Latin: Alhamdulillahi wahdahu, wash-shalaatu was-salaamu ‘alaa man laa nabiyya wa laa rasuula ba’dahu.
Artinya: “Segala puji hanya milik Allah semata, shalawat dan salam selalu tercurah kepada yang tidak ada nabi dan rasul setelahnya.”
Contoh Mukadimah 7
الحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا شَاكِرِيْنَ حَمْدًا نَاعِمِيْنَ حَمْدًا يُوَافِىْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ.
Bacaan Latin: Alhamdulillahi hamdan syakirin hamdan naa’imin hamdan yuwafi ni’amahu wa yukaafi-u maziidahu.
Artinya: “Segala puji bagi Allah dengan pujian orang-orang yang bersyukur atas segala nikmat.”
Contoh Mukadimah 8
الحَمْدِ للهِ حَمْدًا يَلِيْقُ بِجَلَالِ وَجْهِهِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِهِ.
Bacaan Latin: Alhamdulillaahi hamdan yaliiqu bijalaali wajhihi wa ‘azhiimi sulthaanihi.
Artinya: “Segala puji bagi Allah pujian yang pantas dengan kebesaran wajah-Nya dan keagungan kekuasaan-Nya.”
Contoh Mukadimah 9
اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، يُحِبُّ مَنْ أَطَاعَهُ، وَيُجِيْبُ مَنْ دَعَاهُ.
Bacaan Latin: Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn. Yuhibbu man athā’ahu, wa yujību man da’āhu.
Artinya: “Segala puji bagi Tuhan semesta alam. Kepada-Nya kami memohon pertolongan dalam urusan dunia dan agama.”
“Segala puji hanya bagi Allah SWT, Tuhan semesta alam. Dia mencintai setiap hamba-Nya yang taat kepada-Nya dan menjawab doa-doa yang dipanjatkan kepada-Nya. Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, dan tidak ada yang setara dengan-Nya. Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Semoga salawat dan salam senantiasa tercurah kepada beliau, keluarganya, sahabat-sahabatnya, dan setiap orang yang mengikuti sunah serta petunjuknya. Amma ba’du.”
Contoh Mukadimah 10
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي هَدَانَا لِهٰذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللّٰهُ ، اَشْهَدُ اَنْ لۤا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ وَاحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ، وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ.
Bacaan latin:
Alhamdulillahi-lladzii hadaana lihadzaa, wama kunna linahtadiya laula an hadanallah, Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la syarikalah, wa Asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa Rasuluh, La nabiya ba’dah.
Artinya:
“Segala puji bagi Allah yang telah menunjukkan kami kepada jalan yang benar (agama ini). Kami tidak akan mendapatkan petunjuk jika bukan karena Allah yang memberi petunjuk kepada kami. Semua pujian hanya untuk Allah, serta salawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW. Juga kepada para sahabat dan mereka yang berjuang di jalan Allah hingga hari kiamat. Tidak ada nabi setelahnya.”
Contoh Mukadimah 11
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ لَقَدْ جَاءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِالْحَقِّ وَنُودُوا أَنْ تِلْكُمُ الْجَنَّةُ أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
Bacaan Latin:
Alhamdulillahi-lladzii hadaana lihadzaa, wama kunna linahtadiya laula an hadanallah, laqod jaa-at rusulu robbinaa bil haqqi wanuuduu an-tilkumul jannah, uuritstumuuhaa bimaa kuntum ta’maluun.
Artinya:
“Segala puji bagi Allah yang telah menunjukkan kami kepada (surga) ini. Kami tidak akan mendapatkan petunjuk jika Allah tidak memberi kami petunjuk. Sesungguhnya rasul-rasul Tuhan kami telah datang dengan membawa kebenaran. Dan diserukan kepada mereka: ‘Inilah surga yang diwariskan kepada kalian, sebagai imbalan atas apa yang telah kalian kerjakan’.”
Contoh Mukadimah 12
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى فَضَّلَ بَنِى آدَمَ بِالْعِلْمِ وَالأَعْمَلْ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ. وَعَلَى أَلِهِ وَالصَّحْبِهِ وَالتَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِإِحْسَانِ إِلَى أَخِرِ الأَيَّامِ. (أََمَّا بَعْدُ)
Bacaan Latin:
Alhamdulilahil-ladzi fad-dholla baniy aadama bil ‘ilmi wal a’mal, wassholaatu wassalaamu ‘ala nabiyyinaa Muhammadin, wa’ala aalihi washokhbihi wat-tabi’iina lahum bi-ikhsaani ila aakhiril-ayyam.
Artinya:
“Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kelebihan kepada keturunan Nabi Adam AS melalui ilmu dan amal. Semoga salawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan semua yang mengikuti kebaikan beliau hingga akhir zaman.”
Jangan lupa untuk mengecek berbagai artikel terkait mukadimah Maulid Nabi serta referensi mengenai peringatan Hari Kelahiran Nabi lebih lanjut di sini.





