ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
BERITAKARAWANG.ID – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memberikan peringatan tegas kepada operator kapal yang mencoba mengakali data manifest. Ia menyatakan bahwa izin rute pelayaran dapat dicabut jika terbukti ada manipulasi dalam pengajuan data penumpang.
Pentingnya Pembaruan Data Manifest
Dudy mengungkapkan bahwa dalam praktiknya, perusahaan pelayaran biasanya mengajukan Surat Perintah Berlayar (SPB) dengan mencantumkan jumlah penumpang yang tercatat saat pengajuan. Namun, ia menyoroti bahwa data tersebut tidak selalu diperbarui setelah SPB diterbitkan, meskipun ada perubahan jumlah penumpang sebelum keberangkatan kapal.
Temuan Manipulasi Data oleh Kemenhub
Menhub menegaskan bahwa pihaknya masih menemukan sejumlah perusahaan pelayaran yang tidak memperbarui data manifest setelah SPB dikeluarkan. “Kebiasaannya, perusahaan pelayaran mengajukan SPB dengan jumlah penumpang yang dicatat pada saat itu. Namun, setelah SPB diterbitkan, penting untuk terus memperbarui data tersebut,” jelas Dudy saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (18/8).
Konsekuensi dari Pelanggaran Data Manifest
Dudy menegaskan bahwa ketentuan ini sangat penting untuk melindungi hak dan keselamatan penumpang. Ia menambahkan, “Meskipun SPB sudah dikeluarkan, jika ada pembaruan pada manifest, wajib untuk disampaikan.”
Sanksi bagi Operator yang Melanggar
Untuk mencegah terulangnya masalah serupa, Kementerian Perhubungan telah mengadakan pertemuan dengan operator pelabuhan dan perusahaan pelayaran untuk mengingatkan mereka akan kepatuhan terhadap ketentuan ini. Dudy memperingatkan bahwa sanksi akan diterapkan bagi perusahaan yang tidak mematuhi aturan, termasuk kemungkinan pencabutan izin rute pelayaran.
Kasus KMP Putri Yasmin sebagai Contoh
Dalam konteks ini, Dudy merujuk pada insiden kebakaran KMP Putri Yasmin yang terjadi di perairan Bali pada Rabu (12/8). Laporan menunjukkan bahwa manifest kapal tersebut mencatat 114 penumpang, tetapi jumlah penumpang yang ditemukan ternyata lebih banyak dari itu. Ini adalah contoh nyata dari perlunya pembaruan data manifest yang akurat.
Langkah Kedepan untuk Meningkatkan Keamanan Pelayaran
Pemerintah kini sedang mempersiapkan langkah-langkah untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Bagi operator lain yang terbukti melanggar ketentuan, Kemenhub akan menerapkan sanksi secara bertahap, mulai dari teguran hingga pembekuan atau pencabutan izin rute.
Kesimpulan
Penting bagi semua operator pelayaran untuk mematuhi ketentuan yang berlaku, terutama dalam hal pembaruan data manifest. Dengan langkah tegas ini, Kementerian Perhubungan berupaya menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang selama perjalanan laut.







