PNM Siapkan Ekosistem Pembiayaan Mekaar dengan Suku Bunga 8 Persen Mulai September 2026

- Penulis Berita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PNM Siapkan Ekosistem Pembiayaan Mekaar dengan Suku Bunga 8 Persen Mulai September 2026 1
PNM Siapkan Ekosistem Pembiayaan Mekaar dengan Suku Bunga 8 Persen Mulai September 2026 2
PNM Siapkan Ekosistem Pembiayaan Mekaar dengan Suku Bunga 8 Persen Mulai September 2026 3



ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BERITAKARAWANG.ID – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM telah mengambil langkah strategis untuk mengimplementasikan penyesuaian suku bunga PNM Mekaar menjadi delapan persen. Target penerapan kebijakan ini dijadwalkan dimulai pada September 2026, sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat.

Dalam rangka mempercepat hasil dari kebijakan ini, PNM bekerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan bahwa manfaat pembiayaan dapat dirasakan oleh nasabah dengan lebih mudah dan terjangkau. Proses penyesuaian ini sangat penting agar kebijakan yang ditetapkan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran di lapangan.

Persiapan Menuju Implementasi Suku Bunga Baru

Untuk mencapai target yang ditentukan, PNM melakukan sejumlah persiapan secara bersamaan. Salah satunya adalah penyiapan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang akan mendasari kebijakan ini. Kementerian Keuangan dan PNM sedang bekerja sama dalam pengembangan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) yang akan terintegrasi dengan mekanisme host to host.

Selain itu, PNM juga sedang mempersiapkan Perjanjian Kerja Sama Pembiayaan dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM). Dalam hal ini, dukungan likuiditas dari bank-bank BUMN juga akan dikoordinasikan oleh Danantara, untuk memastikan bahwa seluruh ekosistem siap mendukung proses pembiayaan yang lebih terjangkau.

Kesiapan Ekosistem Pembiayaan

Keberhasilan implementasi pembiayaan dengan bunga yang lebih rendah tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada kesiapan ekosistem secara keseluruhan. Mulai dari regulasi, mekanisme administrasi, sistem, hingga skema kerja sama pembiayaan, semuanya harus berfungsi secara harmonis untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

PNM menyadari bahwa penyesuaian suku bunga merupakan langkah penting untuk meningkatkan akses modal yang lebih terjangkau bagi nasabah. Hal ini diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih besar bagi pengusaha ultra mikro untuk memulai dan mengembangkan usaha mereka, serta menjaga keberlanjutan bisnis dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Komitmen PNM untuk Masyarakat

Direktur Utama PNM, Kindaris, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan setiap proses persiapan dilakukan dengan baik. “Pembiayaan dan pemberdayaan harus dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi pengusaha ultra mikro. Akses pembiayaan yang lebih terjangkau perlu diimbangi dengan pendampingan yang memadai, agar manfaatnya dapat dirasakan tidak hanya saat ini tetapi juga di masa depan,” jelas Kindaris.

Komitmen ini sejalan dengan visi PNM yang mengintegrasikan pembiayaan dengan pemberdayaan. Melalui program pendampingan usaha, peningkatan kapasitas, literasi keuangan, dan penguatan jejaring, PNM berupaya agar akses pembiayaan menjadi bagian dari proses pengembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan nasabah.

Target Implementasi dan Harapan untuk Pengusaha

Dengan persiapan yang matang dan terencana, PNM optimis bahwa penerapan suku bunga delapan persen untuk program Mekaar dapat terlaksana sesuai rencana pada September 2026. Langkah ini diharapkan mampu mendukung pengusaha ultra mikro dalam mengembangkan usaha mereka, sekaligus memperkuat ekonomi keluarga dari lapisan paling dasar.

Dalam konteks ini, PNM berperan penting dalam menghubungkan akses pembiayaan dengan pemberdayaan, sehingga dapat memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat, terutama di sektor usaha mikro.

Berita Terkait

Menhub Tegaskan Pencabutan Izin Rute bagi Operator Kapal yang Manipulasi Data Manifest
IHSG Diprediksi Melanjutkan Tren Positif Hari Ini, Berikut Analisisnya
Danantara Menghadapi Tantangan Besar dalam Restrukturisasi BUMN Karya
Anggaran Subsidi Energi untuk 2027 Naik 20% Menjadi Rp272,94 Triliun
BERITAKARAWANG.ID – Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen: Investasi dan Ekspor Jadi Kunci Utama
FWD Insurance Syariah Resmi Dapatkan Izin Usaha dari OJK
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp32,9 Triliun untuk Sekolah Rakyat dalam RAPBN 2027
Kementerian Pertanian Targetkan Swasembada Gula Konsumsi pada 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:56 WIB

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang NTT, Dampak Terasa di Beberapa Kabupaten

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:55 WIB

Viral! Tiga Pria Israel Diusir dari Gym di Bali Karena Perilaku Kasar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:55 WIB

Berita: Contoh Mukadimah Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Acara Islami

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:54 WIB

Berita Terkini: Contoh Mukadimah Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW yang Inspiratif

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:53 WIB

Tim SAR Gabungan Intensifkan Evakuasi Pasca Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:52 WIB

12 Peristiwa Menakjubkan Menjelang Kelahiran Nabi Muhammad SAW yang Perlu Diketahui

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso Dijatuhi Hukuman Penjara Empat Tahun atas Kasus Korupsi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:51 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW: Peringatan Penuh Makna untuk Umat Islam

Berita Terbaru

Bisnis

Tim SAR Gabungan Intensifkan Evakuasi Pasca Gempa NTT

Kamis, 20 Agu 2026 - 23:53 WIB