ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
BERITAKARAWANG.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia telah memberikan izin kepada PT PLN (Persero) untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Ungaran. Keputusan ini diumumkan pada acara Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition yang berlangsung di Jakarta.
Langkah Strategis untuk Energi Terbarukan
Keputusan mengenai izin ini ditandai dengan penerbitan Surat Keputusan (SK) yang juga mencakup izin untuk PT Telaga Ranu Geothermal untuk WKP Telaga Ranu. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, menyampaikan rasa terima kasih kepada Menteri Bahlil atas dukungannya dalam penerbitan izin ini.
Peluang Energi Panas Bumi di Indonesia
Dengan potensi energi panas bumi yang mencapai 23.202,77 megawatt (MW) di seluruh Indonesia, saat ini kapasitas terpasang baru mencapai 2.776,39 MW. Ini berarti, lebih dari 88 persen potensi energi panas bumi di tanah air masih belum dimanfaatkan. Eniya menekankan pentingnya percepatan pengembangan sumber energi ini untuk menggantikan bahan bakar fosil.
Proyek Lain dan Penugasan Survei
Pemerintah juga berencana untuk menawarkan lima WKP dan tujuh Wilayah Penugasan Survei Pendahuluan serta Eksplorasi pada tahun 2026. PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) mendapat penugasan untuk survei pendahuluan di Cugudang Panti, dan wilayah Bituang diberikan kepada PT Cakrawala Bituang Geothermal.
Potensi Energi Panas Bumi Sebagai Alternatif
Pengembangan energi panas bumi diharapkan dapat bersaing dengan sumber energi lain seperti diesel dan batubara. Eniya menyatakan, “Panas bumi dapat menghasilkan listrik secara terus-menerus selama 24 jam, sehingga menjadi alternatif yang sangat menjanjikan.”
Revisi Peraturan untuk Mempercepat Proses
Bahlil juga mengungkapkan bahwa saat ini sedang dibahas revisi Peraturan Pemerintah Nomor 7 yang akan memudahkan proses lelang menjadi satu tahap. Hal ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan proyek energi baru dan terbarukan di Indonesia.
Tantangan dan Harapan untuk Energi Terbarukan
Pembangunan PLTP di Gunung Ungaran merupakan langkah maju dalam upaya Indonesia untuk memanfaatkan potensi energi terbarukan. Dengan komitmen dari pemerintah dan dukungan sektor swasta, diharapkan Indonesia dapat mengoptimalkan semua potensi yang ada untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan bahwa proyek-proyek energi panas bumi di Indonesia dapat terus berkembang dan berkontribusi secara signifikan terhadap kebutuhan energi nasional di masa depan.







