KAI Commuter Minta Maaf atas Gangguan KRL Akibat Insiden Temperan

- Penulis Berita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Commuter Minta Maaf atas Gangguan KRL Akibat Insiden Temperan 1
KAI Commuter Minta Maaf atas Gangguan KRL Akibat Insiden Temperan 2



ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BERITAKARAWANG.ID – KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas keterlambatan layanan Commuter Line (KRL) yang disebabkan oleh dua insiden temperan pada Kamis pagi, 20 Agustus 2026. Insiden ini terjadi di jalur antara Bogor dan Tangerang, yang membuat beberapa perjalanan terlambat hingga lebih dari satu jam.

Detail Insiden Temperan

Insiden pertama melibatkan Commuter Line No. 1183 yang beroperasi dari Bogor menuju Jakarta Kota. Kereta ini mengalami temperan akibat adanya orang yang berada di jalur rel di antara Pasar Minggu dan Manggarai. Sementara itu, insiden kedua terjadi pada Commuter Line Tangerang No. 1914 yang melintas antara Duri dan Tangerang, di mana kereta tersebut tertemper oleh sepeda motor di perlintasan tidak resmi antara Stasiun Rawabuaya dan Batu Ceper.

Tanggapan KAI Commuter

Direktur Utama KAI Commuter, Purnomo Sidi, dalam keterangan resmi menyatakan, “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan dan keterlambatan perjalanan yang dialami penumpang. Saat ini, layanan di lintas tersebut sudah kembali normal.” Ia juga menambahkan bahwa insiden tersebut mengakibatkan kerusakan pada pipa angin di sistem pengereman Commuter Line Bogor No. 1183, yang memerlukan evakuasi kereta ke Depo KRL Bukit Duri untuk perbaikan.

Penyebab dan Dampak Keterlambatan

Akibat dari kedua insiden ini, KAI Commuter mencatat bahwa 10 perjalanan Commuter Line Bogor mengalami keterlambatan lebih dari satu jam, sementara dua perjalanan terpaksa dibatalkan. Untuk perjalanan Commuter Line Tangerang, terdapat 8 perjalanan yang juga mengalami keterlambatan hingga 48 menit. Petugas di stasiun tetap memberikan pelayanan normal, termasuk penerbitan surat keterangan keterlambatan bagi penumpang yang membutuhkannya.

Upaya Keamanan dan Keselamatan

Sebagai langkah lanjutan, KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk selalu memprioritaskan keselamatan. Purnomo menekankan pentingnya mengikuti arahan dari petugas dan tidak memaksakan diri untuk masuk ke dalam kereta jika sudah terlalu padat. Ia juga mengingatkan agar pengguna tidak melintas di jalur rel, demi menjaga keselamatan bersama.

Karina Amanda, VP Corporate Secretary KAI Commuter, menambahkan bahwa petugas keamanan dan layanan akan terus mengatur alur pengguna di stasiun yang terdampak. KAI Commuter berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna meningkatkan keselamatan di jalur rel.

Pendidikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

KAI Commuter juga berencana meningkatkan program edukasi dan sosialisasi mengenai keselamatan perjalanan kereta api di perlintasan sebidang. Purnomo menyatakan, “Keselamatan di perlintasan sebidang adalah tanggung jawab bersama. Kami akan terus melakukan kolaborasi dengan pengguna jalan raya untuk menjaga keselamatan saat melintasi perlintasan sebidang.”

Kesimpulan

Dengan insiden ini, KAI Commuter bertekad untuk memperbaiki pelayanan dan memastikan keselamatan pengguna. Masyarakat diharapkan juga lebih waspada dan mematuhi aturan yang berlaku untuk mencegah insiden serupa di masa depan.

Berita Terkait

Menhub Tegaskan Pencabutan Izin Rute bagi Operator Kapal yang Manipulasi Data Manifest
IHSG Diprediksi Melanjutkan Tren Positif Hari Ini, Berikut Analisisnya
Danantara Menghadapi Tantangan Besar dalam Restrukturisasi BUMN Karya
Anggaran Subsidi Energi untuk 2027 Naik 20% Menjadi Rp272,94 Triliun
BERITAKARAWANG.ID – Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen: Investasi dan Ekspor Jadi Kunci Utama
FWD Insurance Syariah Resmi Dapatkan Izin Usaha dari OJK
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp32,9 Triliun untuk Sekolah Rakyat dalam RAPBN 2027
Kementerian Pertanian Targetkan Swasembada Gula Konsumsi pada 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:56 WIB

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang NTT, Dampak Terasa di Beberapa Kabupaten

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:55 WIB

Viral! Tiga Pria Israel Diusir dari Gym di Bali Karena Perilaku Kasar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:55 WIB

Berita: Contoh Mukadimah Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Acara Islami

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:54 WIB

Berita Terkini: Contoh Mukadimah Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW yang Inspiratif

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:53 WIB

Tim SAR Gabungan Intensifkan Evakuasi Pasca Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:52 WIB

12 Peristiwa Menakjubkan Menjelang Kelahiran Nabi Muhammad SAW yang Perlu Diketahui

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso Dijatuhi Hukuman Penjara Empat Tahun atas Kasus Korupsi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:51 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW: Peringatan Penuh Makna untuk Umat Islam

Berita Terbaru

Bisnis

Tim SAR Gabungan Intensifkan Evakuasi Pasca Gempa NTT

Kamis, 20 Agu 2026 - 23:53 WIB