ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
BERITAKARAWANG.ID – Nama Herman Soegeng kini menarik perhatian publik setelah SEFAS Group, yang ia dirikan, berhasil mengakuisisi seluruh jaringan SPBU Shell di Indonesia. Ini adalah langkah signifikan dalam dunia bisnis ritel energi di tanah air.
Akuisisi ini dilakukan melalui pembentukan perusahaan patungan dengan Citadel Pacific Limited, di mana mereka berkolaborasi untuk membeli semua bisnis SPBU Shell di Indonesia. Dengan latar belakang yang kuat di sektor distribusi pelumas, langkah ini menandai evolusi baru bagi SEFAS Group.
Herman Soegeng adalah sosok yang tidak asing lagi di dunia bisnis Indonesia. Ia adalah pendiri sekaligus komisaris SEFAS Group, yang didirikan pada tahun 1997 bersama rekannya, Ricky Roesli. Saat ini, Ricky menjabat sebagai direktur utama SEFAS.
Profil Herman Soegeng
Herman Soegeng merupakan warga negara Indonesia yang menempuh pendidikan di Oklahoma State University, Amerika Serikat, dan meraih gelar Bachelor of Business Administration. Selain perannya di SEFAS, ia juga menjabat sebagai Direktur UCB Indonesia dan aktif sebagai pastor di Gereja IFGF Jakarta sejak tahun 1998.
Ricky Roesli, rekan Herman dalam mendirikan SEFAS, menyelesaikan pendidikan sarjana di California State University, Fresno, dan meraih gelar MBA dari City University, Seattle pada tahun 1995.
Akuisisi SPBU Shell: Langkah Strategis SEFAS
Proses akuisisi bisnis SPBU Shell di Indonesia mulai dibahas sejak Mei 2025. Pada tanggal 19 Agustus 2026, Ricky Roesli mengungkapkan bahwa proses akuisisi kini menunggu persetujuan dari regulator dan pemenuhan syarat lainnya. Mereka menargetkan penyelesaian transaksi pada tahun ini.
Ricky menegaskan, “Sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia, SEFAS bangga dapat mengambil langkah bisnis berikutnya dan mendukung pertumbuhan masa depan sektor ritel energi Indonesia.”
SEFAS Group memulai perjalanan bisnisnya melalui PT Sefas Pelindotama, yang berfungsi sebagai distributor resmi pelumas Shell di Indonesia. Perusahaan ini didirikan di Balikpapan, Kalimantan Timur, dan telah berkembang pesat ke berbagai wilayah seperti Samarinda, Banjarmasin, Berau, dan Tarakan.
Selain distribusi pelumas, SEFAS juga menawarkan layanan teknis untuk sektor industri, termasuk pertambangan dan konstruksi alat berat. Dengan akuisisi ini, mereka memperluas cakupan bisnis ke sektor ritel BBM di Indonesia.
Kolaborasi dengan Citadel Pacific Limited
Akuisisi jaringan SPBU Shell dilakukan bersama Citadel Pacific Limited (CPL), perusahaan induk swasta asal Filipina yang dimiliki oleh keluarga Delgado. Citadel memiliki pengalaman dalam pengelolaan merek Shell di berbagai negara dan sebelumnya telah melakukan akuisisi bisnis LPG Shell di Filipina serta LPG ExxonMobil di Hong Kong dan Makau.
Kemitraan ini menjadikan SEFAS sebagai salah satu pemain baru dalam industri ritel BBM di Indonesia, melalui alih kepemilikan aset SPBU Shell yang sebelumnya dioperasikan langsung oleh Shell Indonesia.
Langkah ke Depan untuk SEFAS Group
Dengan akuisisi ini, SEFAS Group diharapkan dapat memperkuat posisinya di pasar energi Indonesia dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan sektor ritel energi. Langkah ini juga mencerminkan komitmen SEFAS untuk terus berinovasi dan berkembang dalam industri yang sangat kompetitif.
SEFAS Group, dengan jaringan yang luas dan pengalaman dalam distribusi energi, berada dalam posisi yang baik untuk memanfaatkan peluang yang ada di pasar. Dengan dukungan dari Citadel Pacific Limited, mereka akan dapat mempercepat ekspansi dan pengembangan jaringan SPBU di seluruh Indonesia.
Herman Soegeng dan Ricky Roesli menunjukkan bahwa dengan visi yang kuat dan kolaborasi strategis, SEFAS Group dapat menjadi salah satu pionir dalam perubahan industri energi di Indonesia.







