ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
BERITAKARAWANG.ID – PT Bayan Resources Tbk (BYAN), perusahaan yang dimiliki oleh taipan Low Tuck Kwong, baru-baru ini memberikan klarifikasi terkait rumor mengenai rencana akuisisi saham oleh konglomerat Andi Syamsuddin Arsyad, lebih dikenal sebagai Haji Isam.
Rumor Akuisisi yang Beredar
Corporate Secretary Bayan Resources, Jenny Quantero, menjelaskan bahwa perusahaan tidak mempunyai informasi terkait rencana pengambilalihan atau akuisisi saham BYAN sebagaimana informasi yang beredar sebelumnya. “Kami tidak mengetahui adanya rencana transaksi akuisisi sekitar 62,2 persen saham Perseroan oleh Haji Isam atau afiliasinya,” ungkapnya dalam keterbukaan informasi yang dirilis di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (18/8).
Klarifikasi dari Bayan Resources
Jenny juga menekankan bahwa pemegang saham pengendali perusahaan telah menginformasikan bahwa mereka, sebagai investor, selalu mempertimbangkan peluang untuk memaksimalkan investasi di perusahaan. Namun, hingga saat ini, tidak ada informasi material yang dapat mempengaruhi kelangsungan usaha atau harga saham perusahaan.
Tidak Ada Transaksi yang Dikonfirmasi
Bayan Resources menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai rencana akuisisi tersebut tidak memiliki dasar yang jelas. “Kami tidak memiliki informasi mengenai pihak-pihak yang terlibat atau struktur transaksi terkait akuisisi ini,” tambahnya. Hal ini termasuk detail mengenai porsi saham yang akan dialihkan maupun nilai transaksi yang terkait.
Dampak terhadap Kinerja Perusahaan
Jenny menyatakan bahwa tidak ada dampak material yang dapat dilihat terhadap kegiatan operasional maupun kinerja keuangan perusahaan sebagai akibat dari kabar tersebut. “Karena tidak terdapat transaksi yang dapat dikonfirmasi, kami tidak bisa memberikan penjelasan mengenai dampak apapun,” jelasnya.
Komitmen Terhadap Keterbukaan Informasi
Bayan Resources berkomitmen untuk memenuhi semua ketentuan yang berlaku dalam peraturan pasar modal dan BEI, termasuk kewajiban untuk menyampaikan keterbukaan informasi apabila terdapat informasi atau fakta material yang perlu diungkapkan kepada publik. “Kami akan terus memberikan informasi yang diperlukan kepada publik sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tutup Jenny.
Rumor Sebelumnya Mengenai Jhonlin Grup
Sebelumnya, perusahaan yang dimiliki Haji Isam, Jhonlin Grup, dikabarkan akan melakukan akuisisi saham BYAN. Berita ini muncul berdasarkan informasi yang beredar luas di media pada Rabu (19/8). Namun, dengan klarifikasi dari Bayan Resources, spekulasi ini tampaknya tidak memiliki dasar yang kuat.
Kesimpulan
Klarifikasi dari Bayan Resources mengenai isu akuisisi saham ini menunjukkan bahwa perusahaan tetap fokus pada operasionalnya dan tidak terpengaruh oleh rumor yang tidak berdasar. Dalam dunia bisnis, penting bagi perusahaan untuk menjaga transparansi dan memberikan informasi yang akurat kepada para pemegang saham dan publik.







