ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
BERITAKARAWANG.ID – Dalam langkah untuk meningkatkan gizi masyarakat, pemerintah Indonesia telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp240,2 triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Program ini ditargetkan untuk menjangkau 72,1 juta penerima manfaat, termasuk siswa, mahasiswa, serta ibu hamil dan menyusui.
Penurunan Anggaran dari Tahun Sebelumnya
Anggaran untuk MBG pada tahun 2027 mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2026 yang mencapai Rp268 triliun, dengan target penerima manfaat sebanyak 82,9 juta. Hal ini menjadi perhatian, mengingat pentingnya program ini dalam pemenuhan gizi bagi kelompok rentan.
Detail Anggaran MBG di RAPBN 2027
Menurut Buku 2 Nota Keuangan yang dirilis pada Selasa (18/8), total anggaran MBG direncanakan sebesar Rp240.201,5 miliar. Program ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bagi 72,1 juta penerima manfaat, yang mencakup berbagai kelompok usia dan kondisi.
Fokus Kebijakan Program MBG
Pemerintah mencanangkan lima fokus utama dalam pelaksanaan program MBG tahun depan:
- Perbaikan tata kelola pelaksanaan program MBG secara menyeluruh.
- Penataan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan penerapan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi untuk memastikan kualitas layanan.
- Refocusing penerima manfaat program MBG agar lebih tepat sasaran.
- Pembentukan command centre untuk meningkatkan koordinasi antar sektor terkait.
- Penyusunan survei untuk mengevaluasi status gizi penerima manfaat.
Penyediaan Makanan Bergizi untuk Anak Sekolah
Program MBG akan menyalurkan makanan bergizi dan susu secara gratis di sekolah dan pesantren. Ini bertujuan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak dan meningkatkan daya tahan tubuh mereka melalui asupan gizi yang seimbang. Makanan yang disajikan dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi berdasarkan umur dan jenis kelamin penerima manfaat.
Komposisi Nutrisi dalam Program MBG
Makanan yang diberikan dalam program ini mencakup komponen penting seperti makanan pokok, sayuran, lauk pauk, buah-buahan, dan susu. Setiap kelompok sasaran diperhatikan dengan seksama untuk memastikan kecukupan energi dan gizi yang sesuai.
Kesimpulan
Dengan alokasi anggaran yang signifikan, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan lainnya. Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan efektivitas program ini, agar setiap penerima manfaat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.







