Kapal Selam Baru Israel, INS Draken, Siap Uji Ketahanan Melawan Iran

- Penulis Berita

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAKARAWANG.ID – Angkatan Laut Israel baru-baru ini melakukan langkah signifikan dengan mengoperasikan kapal selam serang terbaru mereka, INS Draken. Kapal selam ini memiliki desain baru yang diperkirakan akan memperkuat kemampuan tempur jarak jauh angkatan laut Israel.

Pengenalan INS Draken

Kapal selam INS Draken merupakan tipe diesel-elektrik yang dibuat oleh perusahaan Jerman, ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS). Penyerahan kapal selam ini berlangsung tanpa upacara publik, yang berbeda dari tradisi sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa Angkatan Pertahanan Israel (IDF) mungkin ingin menjaga kerahasiaan terkait kemampuan baru kapal selam ini.

Detail Pembangunan dan Biaya

INS Draken adalah kapal selam kelas Dolphin-II keenam yang diserahkan kepada Angkatan Laut Israel, dengan biaya konstruksi yang diperkirakan mencapai 634 juta dolar AS. Kapal selam ini dilaporkan merupakan yang tercanggih dan termahal dalam sejarah kapal selam Israel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Strategi Angkatan Laut Israel

Kedatangan INS Draken menandakan langkah maju dalam strategi pertahanan maritim Israel. Dengan kemampuan yang lebih baik, kapal selam ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas serangan dan pengintaian di wilayah-wilayah kritis, terutama yang berhubungan dengan ancaman dari Iran.

Fitur dan Kemampuan Baru

Analisis pertahanan menunjukkan bahwa INS Draken mungkin dilengkapi dengan teknologi serta sistem senjata baru yang dapat memberikan keunggulan strategis bagi Israel. Namun, IDF masih belum mengungkap secara resmi spesifikasi ini, meningkatkan spekulasi di kalangan pengamat militer.

Reaksi Iran dan Tantangan di Wilayah

Dengan kehadiran kapal selam canggih ini, Iran tentunya akan memperhatikan langkah-langkah yang diambil oleh Israel. Kemampuan baru dari INS Draken dapat mengubah dinamika kekuatan di kawasan, dan meningkatkan ketegangan antara kedua negara.

Kesimpulan

INS Draken bukan hanya sekadar peningkatan armada, tetapi juga simbol kekuatan dan kesiapan Israel dalam menghadapi potensi ancaman yang ada. Sementara informasi lengkap mengenai kapal selam ini masih terbatas, satu hal yang pasti, kehadirannya akan memberikan dampak signifikan bagi stabilitas keamanan di kawasan Timur Tengah.

FAQ

Apa itu INS Draken?

INS Draken adalah kapal selam serang terbaru milik Angkatan Laut Israel yang merupakan tipe diesel-elektrik dan merupakan salah satu kapal selam tercanggih yang dimiliki Israel.

Siapa yang membangun INS Draken?

Kapal selam ini dibangun oleh perusahaan Jerman, ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS).

Berapa biaya pembangunan kapal selam INS Draken?

Biaya pembangunan INS Draken diperkirakan mencapai 634 juta dolar AS.

Apa perbedaan INS Draken dengan kapal selam Israel sebelumnya?

INS Draken dilaporkan memiliki desain dan teknologi baru yang dapat meningkatkan kemampuan tempur jarak jauh dibandingkan kapal selam Israel sebelumnya.

Apa dampak kehadiran INS Draken terhadap Iran?

Kehadiran INS Draken diharapkan akan meningkatkan ketegangan antara Israel dan Iran, serta dapat mengubah dinamika kekuatan di kawasan Timur Tengah.

Berita Terkait

Anthony Leong Ditetapkan Sebagai Komisaris Independen PT Telkom Indonesia
BRIN Luncurkan Inovasi Teknologi Pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis
Meta Luncurkan Muse Glimmer: AI Lokal yang Tak Bergantung pada Internet
YouTube Perketat Syarat Monetisasi, Kreator Baru Harus Siap Hadapi Tantangan
Blibli Luncurkan Fitur Tukar Tambah HP untuk Kemudahan Upgrade Gadget
Clicks Power Keyboard: Kembalinya Keyboard Fisik untuk Smartphone Modern
Google Resmi Luncurkan Pixel 11 Series dengan Teknologi AI Terkini
Google Luncurkan Pixel 11 Pro Fold: Smartphone Lipat Terbaru dengan Fitur Canggih
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:43 WIB

Usulan Dwikewarganegaraan untuk Talenta Unggul Indonesia: Peluang atau Ancaman?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:42 WIB

Jadwal Pertandingan Badminton World Championship 2026: Siapa Saja Wakil Indonesia Hari Ini?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:41 WIB

Mencicipi Makanan Hewan: Profesi Unik yang Menguntungkan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:41 WIB

Tiga Gunung Berapi di Indonesia Meletus Secara Beruntun, Badan Geologi Beri Peringatan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:40 WIB

Tragedi Pendakian di Gunung Bawakaraeng: 31 Pendaki Terpaksa Dievakuasi saat HUT RI ke-81

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:40 WIB

Segera Tayang: Urutan Nonton Film Insidious yang Wajib Diketahui Sebelum ‘Out of the Further’

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:40 WIB

Pembangunan Ibu Kota Nusantara: Alokasi Anggaran Rp5,3 Triliun untuk Infrastruktur Legislatif dan Yudikatif

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:39 WIB

Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat Drastis di Indonesia: Dampak El Nino 2026

Berita Terbaru

Bisnis

PT Samudera Logistics Services

Selasa, 25 Agu 2026 - 02:13 WIB

Headline

Mencicipi Makanan Hewan: Profesi Unik yang Menguntungkan

Selasa, 25 Agu 2026 - 01:41 WIB

error: Content is protected !!