BERITAKARAWANG.ID – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meluncurkan serangkaian inovasi teknologi untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu inovasi terbarunya adalah perangkat yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan sensor untuk mendeteksi tanda-tanda kerusakan pada makanan. Inovasi ini diperkenalkan oleh Kepala BRIN, Arif Satria, dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Di antara teknologi yang diperkenalkan adalah Food Guard, perangkat yang ditempatkan pada wadah makanan. Alat ini menggunakan multisensor untuk mendeteksi gas yang muncul saat makanan mulai rusak. Data dari sensor ini kemudian dianalisis oleh model AI untuk mengenali kondisi makanan secara lebih akurat.
Inovasi Food Guard dalam Deteksi Kerusakan Makanan
Food Guard bekerja dengan menangkap perubahan gas yang dihasilkan ketika makanan mulai membusuk. Ketika makanan mengalami kerusakan, senyawa atau gas tertentu akan terbentuk, dan sensor pada perangkat ini akan mendeteksi perubahan tersebut. Dengan menggunakan beberapa sensor, sistem ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif tentang kondisi makanan, tidak hanya berdasarkan tampilan atau bau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, BRIN belum mengungkapkan rincian mengenai akurasi Food Guard, waktu deteksi, harga, maupun kapan perangkat ini akan diterapkan secara luas dalam program MBG.
Teknologi Lain yang Dikenalkan oleh BRIN untuk MBG
Food Guard adalah salah satu dari berbagai inovasi yang dikembangkan oleh BRIN untuk memperkuat rantai pasok dalam program MBG. Dalam presentasinya pada konferensi pers Indonesia Innovator Award pada 10 Agustus 2026, Arif Satria menjelaskan bahwa inovasi BRIN mencakup berbagai tahap, mulai dari produksi bahan baku hingga pengawasan makanan. Beberapa teknologi yang dikembangkan antara lain:
- Inovasi bahan pangan
- Teknologi pengolahan makanan
- Teknologi pengemasan
- Perangkat pemeriksaan keamanan pangan
- Deteksi kehalalan
- Sistem monitoring berbasis AI
Dengan demikian, pengembangan teknologi BRIN tidak hanya terbatas pada deteksi makanan basi, tetapi juga mencakup seluruh rantai penyediaan makanan.
Fresh Scan: Teknologi untuk Memeriksa Kesegaran Makanan
Dalam aspek pengendalian kualitas dan keamanan pangan, BRIN juga memperkenalkan teknologi bernama Fresh Scan. Teknologi ini dirancang untuk mengukur kesegaran makanan dengan membaca gas tertentu, seperti hidrogen sulfida (H₂S) dan amonia (NH₃), serta menghubungkan sistem tersebut dengan Internet of Things (IoT).
Selain Fresh Scan, terdapat test-kit MBG yang juga menggunakan multisensor gas untuk mendeteksi tanda-tanda pembusukan. Perangkat ini dilengkapi dengan lima jenis sensor gas. BRIN juga sedang mengembangkan perangkat untuk mendeteksi aspek kehalalan makanan dalam program MBG.
Inovasi Smart Bioplastic dalam Pengemasan Makanan
BRIN memperkenalkan smart bioplastic berbasis biomassa yang dirancang untuk menjaga mutu, keamanan, dan umur simpan makanan. Kemasan pintar ini memungkinkan kondisi makanan terpantau melalui respons material kemasan. Meskipun demikian, rincian teknis mengenai smart bioplastic dan mekanisme penerapannya belum dipublikasikan secara menyeluruh.
Menerapkan AI dalam Pemantauan Program MBG
Selain perangkat pendeteksi, BRIN juga mengembangkan sistem monitoring dan evaluasi berbasis AI untuk program MBG. Sistem ini dirancang untuk memantau berbagai aspek seperti:
- Keamanan pangan
- Kualitas gizi
- Higienitas dapur
- Rantai pasok
- Proses distribusi
Pemanfaatan AI diharapkan dapat meningkatkan pengawasan secara lebih terintegrasi, sehingga potensi masalah dalam rantai pasok makanan dapat terdeteksi lebih cepat.
Pentingnya Teknologi dalam Program Makan Bergizi Gratis
Makanan dalam program MBG melewati berbagai tahapan sebelum sampai ke masyarakat. Proses mulai dari pengolahan bahan baku, memasak, pengemasan, hingga distribusi, setiap tahap berpotensi memengaruhi kualitas makanan. Suhu dan lamanya waktu penyimpanan dapat berdampak besar pada kondisi makanan. Oleh karena itu, perangkat yang dapat memonitor perubahan kondisi makanan menjadi lapisan tambahan dalam sistem keamanan pangan.
Namun, alat berbasis sensor dan AI bukanlah satu-satunya faktor penentu keamanan makanan. Prosedur kebersihan, pengolahan yang benar, pengendalian suhu, penyimpanan, dan pemeriksaan keamanan pangan tetap menjadi hal yang sangat penting.
Kapan Food Guard Akan Diterapkan?
Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai penggunaan Food Guard pada semua wadah MBG. BRIN juga belum memberikan informasi kapan perangkat ini akan diterapkan secara luas dalam program. Oleh karena itu, Food Guard dan teknologi sejenis lebih tepat disebut sebagai inovasi yang sedang dikembangkan untuk mendukung program MBG, bukan sistem yang telah digunakan secara penuh.
BRIN Berkomitmen untuk Riset yang Berdampak
Pengembangan teknologi untuk MBG merupakan bagian dari komitmen BRIN untuk mendorong penelitian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Arif Satria menggarisbawahi pentingnya mengubah pola pikir penelitian dari research for research menjadi research for impact. Dengan cara ini, penelitian diharapkan tidak hanya berhenti pada publikasi atau prototipe, tetapi dapat berkembang menjadi produk dan solusi yang bermanfaat.
Dalam program MBG, pendekatan ini terwujud melalui berbagai inovasi yang mencakup bahan pangan, pengolahan, pengemasan, keamanan makanan, dan sistem pemantauan berbasis AI.
Status Pengembangan Teknologi BRIN
Pengembangan Food Guard menunjukkan bagaimana teknologi sensor dan AI mulai digunakan untuk meningkatkan keamanan pangan dalam program MBG. Selain Food Guard, BRIN juga sedang mempersiapkan Fresh Scan, test-kit MBG, smart bioplastic, dan sistem monitoring berbasis AI dengan fungsi yang berbeda. Namun, informasi penting mengenai akurasi, biaya, skala produksi, dan jadwal penerapan teknologi tersebut masih belum sepenuhnya dipublikasikan. Perkembangan selanjutnya akan menentukan sejauh mana inovasi BRIN dapat diterapkan dalam praktik dan memperkuat sistem keamanan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis.
FAQ
Apa itu Food Guard?
Food Guard adalah perangkat yang menggunakan sensor dan AI untuk mendeteksi tanda-tanda kerusakan pada makanan.
Bagaimana cara kerja Food Guard?
Food Guard bekerja dengan membaca perubahan gas yang muncul dari makanan yang mulai rusak dan menganalisis data tersebut menggunakan model AI.
Apa saja teknologi lain yang dikembangkan BRIN untuk program MBG?
Selain Food Guard, BRIN juga mengembangkan Fresh Scan, test-kit MBG, smart bioplastic, dan sistem monitoring berbasis AI.
Mengapa teknologi ini penting untuk program MBG?
Teknologi ini membantu memastikan keamanan dan kualitas makanan yang disediakan dalam program MBG, serta mendeteksi kerusakan dengan lebih akurat.
Kapan Food Guard akan digunakan secara luas?
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai kapan Food Guard akan digunakan secara luas dalam program MBG.






