FTSE Russell Tunda Penyesuaian Indeks Saham Indonesia Hingga Desember 2026

- Penulis Berita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FTSE Russell Tunda Penyesuaian Indeks Saham Indonesia Hingga Desember 2026 1
FTSE Russell Tunda Penyesuaian Indeks Saham Indonesia Hingga Desember 2026 2



ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BERITAKARAWANG.ID – FTSE Russell, penyedia indeks saham global, mengumumkan bahwa mereka akan menunda sejumlah perubahan signifikan dalam indeks saham Indonesia hingga Desember 2026. Keputusan ini diambil dengan tujuan untuk memantau efektivitas reformasi pasar modal yang sedang diterapkan di Indonesia.

Alasan Penundaan oleh FTSE Russell

Dalam pengumumannya yang dirilis pada Rabu, 19 Agustus 2026, FTSE Russell menyatakan bahwa mereka telah memperhatikan langkah-langkah yang diambil oleh otoritas pasar Indonesia untuk meningkatkan transparansi dan integritas dalam pasar modal.

Reformasi tersebut mencakup penyediaan data kepemilikan saham di atas 1 persen, publikasi daftar High Shareholding Concentration (HSC), serta peningkatan pelaporan klasifikasi investor. Namun, FTSE Russell merasa perlu untuk memberikan waktu lebih bagi pengamatan dan evaluasi terhadap penerapan reformasi ini.

Rincian Penundaan Perubahan Indeks

FTSE Russell menegaskan bahwa mereka akan menunda beberapa perubahan penting dalam indeks saham Indonesia. Hal ini termasuk:

  • Perubahan segmen ukuran antara Large, Mid, Small, dan Micro-cap.
  • Kenaikan free float.
  • Perubahan Weight Adjustment Factor (WAF) dari nol menjadi positif.
  • Penambahan baru, termasuk IPO saham Indonesia.

Semua penundaan ini akan berlaku hingga setidaknya tinjauan indeks pada Desember 2026.

Pembaruan yang Tetap Dilakukan

Meskipun ada penundaan, FTSE Russell tetap akan melaksanakan beberapa pembaruan terhadap saham di Indonesia pada tinjauan indeks September 2026. Pembaruan ini meliputi:

  • Perubahan Industry Classification Benchmark (ICB).
  • Pembaruan jumlah saham secara kuartalan dengan buffer 1 persen.
  • Penurunan free float secara kuartalan sesuai ketentuan buffer tertentu.

Untuk saham dengan free float di atas 15 persen, penurunan akan diterapkan dengan buffer 3 persen, sedangkan untuk free float antara 5 persen dan 15 persen, buffer yang digunakan adalah 1 persen.

Penghapusan Saham yang Tidak Memenuhi Kriteria

FTSE Russell juga akan menghapus saham yang tidak memenuhi persyaratan indeks, yang dapat disebabkan oleh suspensi berkepanjangan, tidak lolos pengawasan, masalah likuiditas, atau kapitalisasi pasar yang berada di bawah ambang batas penghapusan.

Reformasi Pasar Modal Indonesia

Reformasi pasar modal yang sedang dilakukan di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan daya tarik investasi dan memastikan bahwa pasar berjalan dengan lebih transparan dan akuntabel. FTSE Russell berkomitmen untuk terus memantau perkembangan ini dan memberikan umpan balik yang konstruktif kepada otoritas terkait.

Kesimpulan

Dengan penundaan ini, diharapkan pasar modal Indonesia dapat memperkuat langkah-langkah reformasi yang sudah ada, sehingga pada akhirnya mampu memberikan manfaat lebih bagi investor dan perekonomian nasional.

FAQ Seputar Penundaan Indeks Saham Indonesia

  • Q: Apa yang dimaksud dengan penundaan penyesuaian indeks saham oleh FTSE Russell?
    A: Penundaan ini berarti FTSE Russell akan menunda sejumlah perubahan pada indeks saham Indonesia hingga Desember 2026, sambil memantau reformasi pasar modal yang ada.
  • Q: Mengapa FTSE Russell menunda perubahan pada indeks saham Indonesia?
    A: FTSE Russell ingin memberikan waktu untuk mengamati efektivitas reformasi pasar modal yang diterapkan di Indonesia.
  • Q: Apa saja perubahan yang ditunda oleh FTSE Russell?
    A: Perubahan yang ditunda termasuk segmen ukuran saham, kenaikan free float, dan penambahan saham baru.
  • Q: Kapan FTSE Russell akan meninjau kembali indeks saham Indonesia?
    A: Tinjauan indeks saham Indonesia akan dilakukan pada Desember 2026.
  • Q: Apakah ada pembaruan yang tetap dilakukan meskipun ada penundaan?
    A: Ya, FTSE Russell akan tetap melakukan beberapa pembaruan pada September 2026, seperti perubahan ICB dan pembaruan kuartalan jumlah saham.

Berita Terkait

Menhub Tegaskan Pencabutan Izin Rute bagi Operator Kapal yang Manipulasi Data Manifest
IHSG Diprediksi Melanjutkan Tren Positif Hari Ini, Berikut Analisisnya
Danantara Menghadapi Tantangan Besar dalam Restrukturisasi BUMN Karya
Anggaran Subsidi Energi untuk 2027 Naik 20% Menjadi Rp272,94 Triliun
BERITAKARAWANG.ID – Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen: Investasi dan Ekspor Jadi Kunci Utama
FWD Insurance Syariah Resmi Dapatkan Izin Usaha dari OJK
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp32,9 Triliun untuk Sekolah Rakyat dalam RAPBN 2027
Kementerian Pertanian Targetkan Swasembada Gula Konsumsi pada 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Fakta Menarik Tentang Wendy’s yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Tips Ahli: Cara Menanak Nasi Sempurna Tanpa Kesalahan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Haka Resto Tawarkan Paket Makan Malam Romantis untuk Pasangan di Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Justus Steakhouse Resmi Buka Outlet ke-12 di Alam Sutera, Sediakan Steak Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Koki Italia Ungkap Kesalahan Umum dalam Membuat Spaghetti Bolognese

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Berita Karawang: Cara Mudah Membuat Teh Boba Sehat di Rumah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Kreatifitas Menu Sehat: Kaki Naga Isi Bayam untuk Anak Susah Makan Sayur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Menu Sehat dan Lezat: Resep Bakso Sayur Umami untuk Keluarga

Berita Terbaru

Kuliner

Tips Ahli: Cara Menanak Nasi Sempurna Tanpa Kesalahan

Sabtu, 22 Agu 2026 - 00:26 WIB