Bank Mega Memimpin Inovasi Kartu Kredit di Indonesia

- Penulis Berita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Mega Memimpin Inovasi Kartu Kredit di Indonesia 1
Bank Mega Memimpin Inovasi Kartu Kredit di Indonesia 2



ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BERITAKARAWANG.ID – Bank Mega Jadi Pionir Kartu Kredit Indonesia

PT Bank Mega Tbk resmi menjadi salah satu pelopor dalam peluncuran Kartu Kredit Indonesia (KKI) untuk segmen ritel atau masyarakat umum. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Bank Mega untuk mendukung penguatan ekosistem sistem pembayaran di tanah air.

Peluncuran Kartu Kredit Indonesia

Kartu Kredit Indonesia (KKI) diperkenalkan oleh Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Penyelenggaraan acara ini juga didukung oleh Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) beserta penerbit dan penyelenggara infrastruktur sistem pembayaran (PIP) serta perbankan nasional.

Dalam implementasi ini, Bank Mega menjadi salah satu dari tujuh bank yang diakui sebagai first mover untuk KKI, yang bertujuan memberikan alternatif pembayaran melalui sistem deferred payment domestik.

Komitmen Bank Mega dalam Sistem Pembayaran

Peluncuran KKI bertepatan dengan momen peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan di Bank Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Bank Mega diwakili oleh Direktur IT & Operasional, YB. Hariantono dan Kepala Produk & Portofolio Kartu Kredit Unsecured Loan (CCUL), Yan Adisesha Gandhi.

Christiana M Damanik, Corporate Secretary Bank Mega, menjelaskan bahwa keikutsertaan Bank Mega dalam KKI menunjukkan komitmen mereka untuk mendukung sistem pembayaran yang terintegrasi, aman, efisien, dan berbasis infrastruktur nasional.

Manfaat dan Tujuan KKI

KKI dirancang sebagai instrumen pembayaran berbasis kredit dengan pemrosesan transaksi yang dilakukan secara domestik. Kehadiran KKI diharapkan menjadi solusi pembayaran yang efisien dan terintegrasi dengan infrastruktur sistem pembayaran nasional. Selain itu, langkah ini juga mendukung kemandirian dan ketahanan ekosistem finansial di Indonesia.

Bank Mega percaya bahwa pengembangan instrumen pembayaran domestik dapat meningkatkan peran industri perbankan dalam menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ekonomi digital di Indonesia.

Pengembangan Kartu Kredit untuk Masa Depan

KKI sejalan dengan upaya memperluas penggunaan instrumen pembayaran non-tunai. Dengan pemrosesan yang terintegrasi, KKI diharapkan dapat mendukung transaksi yang lebih aman, efisien, dan transparan.

Dari perspektif bisnis, posisi Bank Mega sebagai first mover membuka peluang untuk memperluas ekosistem pembayaran dan meningkatkan volume penjualan, akuisisi nasabah, serta keterlibatan masyarakat melalui produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Strategi Bank Mega ke Depan

Bank Mega berencana memanfaatkan momentum implementasi KKI untuk memperkuat penetrasi bisnis kartu kredit, memberikan pengalaman transaksi yang lebih mudah dan nyaman bagi nasabah. Komitmen mereka untuk terlibat dalam transformasi sistem pembayaran nasional terus diperkuat melalui inovasi yang bermanfaat bagi nasabah serta mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Partisipasi dalam KKI menjadi langkah strategis bagi Bank Mega untuk memperkuat peran perbankan dalam membangun ekosistem pembayaran nasional yang semakin terintegrasi dan mendukung perkembangan ekonomi digital di Indonesia.

Berita Terkait

Menhub Tegaskan Pencabutan Izin Rute bagi Operator Kapal yang Manipulasi Data Manifest
IHSG Diprediksi Melanjutkan Tren Positif Hari Ini, Berikut Analisisnya
Danantara Menghadapi Tantangan Besar dalam Restrukturisasi BUMN Karya
Anggaran Subsidi Energi untuk 2027 Naik 20% Menjadi Rp272,94 Triliun
BERITAKARAWANG.ID – Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen: Investasi dan Ekspor Jadi Kunci Utama
FWD Insurance Syariah Resmi Dapatkan Izin Usaha dari OJK
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp32,9 Triliun untuk Sekolah Rakyat dalam RAPBN 2027
Kementerian Pertanian Targetkan Swasembada Gula Konsumsi pada 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:22 WIB

AS Gandakan Program Buyback Obligasi, Purbaya: Indonesia Jadi Contoh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:22 WIB

Fitur Unggulan Omoda O4: Mobil Listrik AI Terjangkau dengan Jarak Tempuh Jauh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa: Dana Rp44 Miliar untuk Bencana NTT Sudah Ditransfer Sejak Awal Agustus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Demon Hunter Ajukan Gugatan Terhadap Netflix Terkait Film Kpop Demon Hunters

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Indonesia Coffee Expo 2026: Pameran Kopi Terbesar di Jakarta Akan Datang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Tragedi Kecelakaan di Jalan Ness: Mobil Tergelincir Masuk Jurang, Satu Tewas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Cuaca Panas Ekstrem Mengancam Kualitas Obat dan Vaksin: Pentingnya Rantai Dingin

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik Jarak Pendek, Tindakan Provokatif di Tengah Ketegangan Global

Berita Terbaru