Kemenkeu Siapkan Strategi Utang untuk APBN 2027

- Penulis Berita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenkeu Siapkan Strategi Utang untuk APBN 2027 1
Kemenkeu Siapkan Strategi Utang untuk APBN 2027 2



ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BERITAKARAWANG.ID – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah merancang beberapa strategi untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027. Dalam upaya ini, pemerintah berkomitmen untuk memprioritaskan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) domestik dan mengelola utang secara aktif untuk mengurangi risiko serta biaya pembiayaan.

Penerapan Strategi Pembiayaan yang Aman dan Terukur

Ferry Ardianto, Plt Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu, menjelaskan bahwa strategi yang akan diterapkan bertujuan agar pembiayaan tetap aman, murah, dan terukur. “Kita akan memprioritaskan pembiayaan dari SBN domestik untuk mengurangi risiko eksternal,” ujar Ferry dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta Pusat pada Rabu (19/8).

Pengelolaan Utang Secara Aktif

Pemerintah juga akan menjaga keseimbangan antara utang jangka pendek dan panjang untuk mencegah penumpukan risiko. Dengan pendekatan ini, diharapkan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dapat tetap berada pada level yang aman. Ferry menyampaikan bahwa ketidakpastian global menjadi tantangan yang harus dihadapi, termasuk terkait biaya pembiayaan dan arus modal.

Diversifikasi Risiko untuk Memitigasi Tantangan Global

Untuk mengelola risiko portofolio, pemerintah berencana untuk melakukan diversifikasi dalam hal tenor, jenis instrumen, mata uang, serta basis investor. Langkah ini bertujuan untuk memitigasi risiko yang berkaitan dengan suku bunga, nilai tukar, dan risiko pembiayaan kembali atau refinancing risk.

Target Defisit APBN 2027

Kebutuhan pembiayaan yang telah disusun sejalan dengan target defisit APBN 2027 yang ditetapkan sebesar Rp671,12 triliun, atau sekitar 2,40 persen dari PDB. Ini merupakan angka yang lebih rendah dibandingkan dengan outlook defisit pada tahun 2026 yang mencapai 2,82 persen dari PDB.

Instrumen Pembiayaan Selain Utang

Selain utang, dalam rancangan pembiayaan 2027, pemerintah juga akan memanfaatkan beberapa instrumen lain seperti Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia, Special Mission Vehicle (SMV), Badan Layanan Umum (BLU), dan sovereign wealth fund (SWF). Saldo anggaran lebih (SAL) juga akan dimanfaatkan sebagai buffer untuk menghadapi ketidakpastian.

Fasilitas Likuiditas untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Pemerintah juga merencanakan skema pembiayaan perumahan melalui fasilitas likuiditas bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang akan masuk dalam rencana pembiayaan tahun depan.

Diversifikasi Sumber Pembiayaan

Ferry menambahkan bahwa diversifikasi sumber pembiayaan akan menjadi fokus utama, termasuk melalui penerbitan Panda Bonds dan perluasan pasar keuangan domestik. Ini diharapkan dapat memberikan solusi yang pruden, inovatif, dan berkelanjutan dalam pengelolaan utang.

Kesimpulan

Pemerintah berharap bahwa strategi pembiayaan defisit anggaran ini dapat dilaksanakan dengan hati-hati dan efisien, melalui pengelolaan utang yang cermat, serta optimalisasi pemanfaatan instrumen pembiayaan pembangunan.

Berita Terkait

Menhub Tegaskan Pencabutan Izin Rute bagi Operator Kapal yang Manipulasi Data Manifest
IHSG Diprediksi Melanjutkan Tren Positif Hari Ini, Berikut Analisisnya
Danantara Menghadapi Tantangan Besar dalam Restrukturisasi BUMN Karya
Anggaran Subsidi Energi untuk 2027 Naik 20% Menjadi Rp272,94 Triliun
BERITAKARAWANG.ID – Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen: Investasi dan Ekspor Jadi Kunci Utama
FWD Insurance Syariah Resmi Dapatkan Izin Usaha dari OJK
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp32,9 Triliun untuk Sekolah Rakyat dalam RAPBN 2027
Kementerian Pertanian Targetkan Swasembada Gula Konsumsi pada 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:22 WIB

AS Gandakan Program Buyback Obligasi, Purbaya: Indonesia Jadi Contoh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:22 WIB

Fitur Unggulan Omoda O4: Mobil Listrik AI Terjangkau dengan Jarak Tempuh Jauh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa: Dana Rp44 Miliar untuk Bencana NTT Sudah Ditransfer Sejak Awal Agustus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Demon Hunter Ajukan Gugatan Terhadap Netflix Terkait Film Kpop Demon Hunters

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Indonesia Coffee Expo 2026: Pameran Kopi Terbesar di Jakarta Akan Datang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Tragedi Kecelakaan di Jalan Ness: Mobil Tergelincir Masuk Jurang, Satu Tewas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Cuaca Panas Ekstrem Mengancam Kualitas Obat dan Vaksin: Pentingnya Rantai Dingin

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik Jarak Pendek, Tindakan Provokatif di Tengah Ketegangan Global

Berita Terbaru