ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
BERITAKARAWANG.ID – SEFAS Group telah mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi 100 persen operasi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell di Indonesia. Langkah ini diumumkan pada Rabu, 19 Agustus 2026, dan saat ini sedang menunggu persetujuan dari pihak regulator serta pemenuhan syarat-syarat lainnya.
Detail Akuisisi SPBU Shell
Transaksi akuisisi ini menandai langkah signifikan bagi SEFAS Group dalam pengembangan bisnis ritel energi di Tanah Air. CEO SEFAS, Ricky Roesli, mengungkapkan bahwa akuisisi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisinya di sektor energi ritel Indonesia.
“Kami bangga dapat melanjutkan langkah bisnis ini dan berkontribusi terhadap pertumbuhan sektor ritel energi di Indonesia,” ujar Ricky. Dia menambahkan bahwa kepemilikan lokal akan menjadi kunci dalam pengembangan merek Shell di Indonesia ke depannya.
Strategi Pertumbuhan dan Rencana Bisnis
SEFAS Group berencana untuk memastikan bahwa proses transisi kepemilikan berjalan mulus, dengan tetap menjaga operasional SPBU tetap aman dan handal. Dengan akuisisi ini, SEFAS berambisi untuk membangun salah satu jaringan ritel energi yang paling terpercaya dan berkelanjutan di Indonesia.
“Ambisi kami adalah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi negara serta memenuhi kebutuhan energi yang meningkat,” tambah Ricky.
Peran SEFAS dalam Industri Energi
SEFAS Group bukanlah pemain baru di industri ini. Sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia, mereka telah memiliki pengalaman yang cukup dalam memahami pasar lokal dan kebutuhan pelanggan. Hal ini menjadi modal berharga dalam fase pertumbuhan bisnis yang akan datang.
Presiden Direktur Shell Indonesia, Andri Pratiwa, menambahkan bahwa SEFAS adalah mitra strategis yang telah lama bekerja sama dengan Shell dan memiliki pemahaman mendalam tentang pasar lokal.
Keberlanjutan Merek Shell
Meskipun kepemilikan bisnis beralih ke SEFAS, pelanggan masih akan melihat merek Shell di Indonesia melalui skema lisensi merek. Shell memastikan bahwa layanan yang telah ada tetap berlanjut, baik untuk pelanggan, karyawan, maupun mitra bisnis selama masa transisi ini.
Proses dan Timeline Akuisisi
SEFAS Group akan melanjutkan proses akuisisi hingga memperoleh kepemilikan penuh atas bisnis SPBU Shell di Indonesia. Penyelesaian transaksi ini direncanakan berlangsung pada tahun 2026, setelah semua persyaratan dan izin yang diperlukan terpenuhi.
Dampak Terhadap Pasar Energi di Indonesia
Dengan adanya akuisisi ini, pasar energi di Indonesia diperkirakan akan mengalami perubahan signifikan. SEFAS berkomitmen untuk mengembangkan infrastruktur dan layanan yang lebih baik untuk memenuhi permintaan energi yang terus meningkat di kalangan masyarakat.
Langkah ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja di sektor energi. Selain itu, akuisisi ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk berinvestasi lebih dalam di Indonesia.
Penutup
Kesepakatan antara SEFAS Group dan Shell Indonesia ini menjadi sorotan tidak hanya bagi pelaku industri energi, tetapi juga bagi masyarakat luas yang bergantung pada layanan SPBU. Dengan transisi ini, diharapkan akan ada perbaikan dalam layanan dan peningkatan kualitas energi di Indonesia.








