Berita Terkini: Rumah Sakit Lapangan Didirikan untuk Korban Gempa NTT

- Penulis Berita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAKARAWANG.ID – Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan bahwa banyak penyintas gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami patah tulang akibat bencana yang terjadi baru-baru ini. Gempa dengan magnitudo 7,7 yang berpusat di Flores pada 15 Agustus 2026 ini menyebabkan banyak korban yang membutuhkan perawatan medis.

Operasi Pertama di Rumah Sakit Lapangan

Budi menjelaskan bahwa dua rumah sakit lapangan telah beroperasi untuk memberikan bantuan kepada para korban. “Kedua rumah sakit ini sudah aktif sejak kemarin dan telah melakukan operasi, terutama untuk kasus patah tulang yang banyak dialami oleh korban,” ujarnya saat konferensi pers di Jawa Timur, sebagaimana diwartakan oleh Antara pada 20 Agustus 2026.

Bantuan untuk Keluarga Korban

Sejak dibuka, kedua rumah sakit lapangan tersebut telah melayani sekitar 40 keluarga yang terdampak. “Kami melaporkan bahwa di Rumah Sakit Ruteng, yang paling parah, telah melakukan operasi di tenda, dan di Rumah Sakit Aeramo Nagekeo juga telah berjalan dengan baik,” tambah Budi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peran Kemenkes dalam Penanganan Bencana

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa upaya penanganan kesehatan bagi korban gempa masih terus berlanjut. Kemenkes telah melakukan koordinasi dengan Basarnas untuk mengidentifikasi puskesmas yang mengalami kerusakan parah dan sulit dijangkau, seperti puskesmas di Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai, serta Puskesmas Dampek di Manggarai Timur.

Tenaga Medis Darurat Dikirim ke Lokasi Sulit Akses

Untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat yang terisolasi, Kemenkes mengirimkan tim medis darurat, atau Emergency Medical Team (EMT). “Tim ini akan memberikan layanan medis di daerah-daerah yang sangat sulit dijangkau dan juga melakukan evakuasi bagi masyarakat yang memerlukan rujukan ke rumah sakit,” jelas Ketua Satuan Tugas (Satgas) Bencana Kemenkes, Sumarjaya.

Situasi Terkini di NTT Pasca Gempa

Pasca gempa, NTT menghadapi tantangan besar dalam hal pemulihan dan rehabilitasi. Selain masalah kesehatan, warga juga mengalami kesulitan dalam mengakses air bersih. Kondisi ini semakin memperburuk situasi bagi banyak keluarga yang telah kehilangan tempat tinggal dan sumber mata pencaharian mereka.

Koordinasi dengan Pihak Terkait

Kemenkes terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Mereka juga berupaya untuk mempercepat proses rehabilitasi puskesmas yang rusak agar pelayanan kesehatan dapat segera kembali normal.

Kesimpulan

Gempa yang mengguncang NTT tidak hanya mempengaruhi infrastruktur, tetapi juga kesehatan masyarakat. Dengan adanya rumah sakit lapangan dan tim medis yang dikerahkan, diharapkan dapat meringankan beban para korban dan mempercepat proses pemulihan. Pemerintah dan pihak terkait diharapkan terus bersinergi untuk membantu masyarakat NTT bangkit dari bencana ini.

FAQ

Apa penyebab utama banyaknya patah tulang pada korban gempa di NTT?

Patah tulang banyak terjadi akibat gempa yang mengguncang dan menyebabkan banyak orang terjatuh atau tertimpa bangunan yang roboh.

Di mana lokasi rumah sakit lapangan yang didirikan untuk korban gempa?

Rumah sakit lapangan didirikan di dua lokasi, yaitu Rumah Sakit Ruteng dan Rumah Sakit Aeramo Nagekeo.

Apa langkah yang diambil Kemenkes untuk menangani situasi pasca-gempa?

Kemenkes telah mengirimkan tim medis darurat dan mendirikan rumah sakit lapangan untuk memberikan layanan kesehatan kepada korban.

Berapa banyak keluarga yang telah dilayani oleh rumah sakit lapangan?

Sekitar 40 keluarga telah mendapatkan layanan kesehatan dari dua rumah sakit lapangan yang beroperasi.

Apa yang dilakukan Kemenkes untuk puskesmas yang terdampak gempa?

Kemenkes bekerja sama dengan Basarnas untuk mengidentifikasi puskesmas yang terdampak dan mengirimkan tim medis untuk memberikan bantuan.

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang NTT, Dampak Terasa di Beberapa Kabupaten
Viral! Tiga Pria Israel Diusir dari Gym di Bali Karena Perilaku Kasar
Berita: Contoh Mukadimah Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Acara Islami
Berita Terkini: Contoh Mukadimah Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW yang Inspiratif
Tim SAR Gabungan Intensifkan Evakuasi Pasca Gempa NTT
Peringatan Maulid Nabi: Momen Refleksi dan Penguatan Akhlak Umat Islam
12 Peristiwa Menakjubkan Menjelang Kelahiran Nabi Muhammad SAW yang Perlu Diketahui
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso Dijatuhi Hukuman Penjara Empat Tahun atas Kasus Korupsi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:22 WIB

AS Gandakan Program Buyback Obligasi, Purbaya: Indonesia Jadi Contoh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:22 WIB

Fitur Unggulan Omoda O4: Mobil Listrik AI Terjangkau dengan Jarak Tempuh Jauh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa: Dana Rp44 Miliar untuk Bencana NTT Sudah Ditransfer Sejak Awal Agustus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Demon Hunter Ajukan Gugatan Terhadap Netflix Terkait Film Kpop Demon Hunters

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Indonesia Coffee Expo 2026: Pameran Kopi Terbesar di Jakarta Akan Datang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Tragedi Kecelakaan di Jalan Ness: Mobil Tergelincir Masuk Jurang, Satu Tewas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Cuaca Panas Ekstrem Mengancam Kualitas Obat dan Vaksin: Pentingnya Rantai Dingin

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik Jarak Pendek, Tindakan Provokatif di Tengah Ketegangan Global

Berita Terbaru