Gempa Magnitudo 3.6 Guncang Daerah Istimewa Yogyakarta, Warga Merasakan Getarannya

- Penulis Berita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAKARAWANG.ID – Wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami guncangan gempa pada Kamis, 20 Agustus 2026, sekitar pukul 17.20 WIB. Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini tercatat memiliki kekuatan magnitudo 3.6.

Lokasi pusat gempa terletak pada 7.94 LS dan 110.45 BT, yang berjarak sekitar 11 kilometer di tenggara Bantul, dengan kedalaman mencapai 10 kilometer. BMKG menekankan bahwa informasi awal ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data masih mungkin berubah seiring dengan penambahan informasi yang lebih lengkap.

Beberapa pengguna media sosial melaporkan bahwa guncangan gempa dirasakan di berbagai daerah, termasuk Yogyakarta, Bantul, Sleman, dan Gunungkidul. “Gempanya cuma sebentar, tetapi terasa cukup kuat, terutama di lantai dua,” ungkap Anna, seorang pengunjung kafe di Bantul, setelah merasakan getaran tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Update Terbaru dari BMKG

Setelah sepuluh menit informasi awal dirilis, BMKG memberikan pembaruan mengenai gempa tersebut. Mereka menyebutkan bahwa kekuatan gempa diturunkan menjadi magnitudo 3.5, dengan pusat gempa yang berada di darat 11 kilometer timur laut Bantul dan kedalaman yang diperbarui menjadi 21 kilometer. Skala MMI menunjukkan bahwa intensitas guncangan dirasakan di Bantul pada level III dan II di Klaten.

#Gempa Mag:3.6, 20-Aug-2026 17:20:57WIB, Lok:7.94LS, 110.45BT (11 km Tenggara BANTUL-DIY), Kedlmn:10 Km #BMKG
Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data pic.twitter.com/YFMeartbIF

— BMKG (@infoBMKG) August 20, 2026

Respon dari Warga dan Pihak Terkait

Warga yang merasakan guncangan ini umumnya mengaku terkejut namun tidak ada laporan mengenai kerusakan yang signifikan. Oleh karena itu, pihak berwenang, termasuk BMKG, terus memantau situasi terkini dan berupaya memberikan informasi terbaru kepada masyarakat.

Seiring dengan kejadian ini, BMKG mengingatkan pentingnya pemahaman akan mitigasi bencana, terutama gempa bumi, agar masyarakat dapat lebih siap menghadapi situasi serupa di masa yang akan datang.

Kesimpulan

Gempa yang terjadi di Yogyakarta menunjukkan betapa pentingnya kesiapsiagaan bencana bagi masyarakat. Meskipun tidak ada kerusakan yang dilaporkan, tetap diperlukan kesadaran dan pengetahuan mengenai langkah-langkah yang harus diambil saat bencana terjadi.

FAQ

Apa yang menyebabkan gempa di Yogyakarta?

Gempa di Yogyakarta biasanya disebabkan oleh pergerakan lempeng tektonik di bawah permukaan bumi.

Bagaimana cara mengetahui informasi terbaru tentang gempa?

Informasi terbaru tentang gempa dapat diperoleh melalui situs resmi BMKG atau media sosial mereka.

Apakah ada langkah yang harus diambil saat gempa terjadi?

Saat gempa terjadi, penting untuk mencari tempat yang aman, seperti di bawah meja, dan menjauh dari jendela.

Seberapa kuat gempa yang bisa dirasakan oleh manusia?

Gempa dengan magnitudo di atas 4.0 biasanya dapat dirasakan oleh manusia, terutama jika berada dekat dengan pusat gempa.

Apa yang harus dilakukan setelah merasakan gempa?

Setelah merasakan gempa, periksa kondisi sekitar, pastikan semua orang aman, dan ikuti informasi dari pihak berwenang.

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang NTT, Dampak Terasa di Beberapa Kabupaten
Viral! Tiga Pria Israel Diusir dari Gym di Bali Karena Perilaku Kasar
Berita: Contoh Mukadimah Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Acara Islami
Berita Terkini: Contoh Mukadimah Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW yang Inspiratif
Tim SAR Gabungan Intensifkan Evakuasi Pasca Gempa NTT
Peringatan Maulid Nabi: Momen Refleksi dan Penguatan Akhlak Umat Islam
12 Peristiwa Menakjubkan Menjelang Kelahiran Nabi Muhammad SAW yang Perlu Diketahui
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso Dijatuhi Hukuman Penjara Empat Tahun atas Kasus Korupsi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:22 WIB

AS Gandakan Program Buyback Obligasi, Purbaya: Indonesia Jadi Contoh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:22 WIB

Fitur Unggulan Omoda O4: Mobil Listrik AI Terjangkau dengan Jarak Tempuh Jauh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa: Dana Rp44 Miliar untuk Bencana NTT Sudah Ditransfer Sejak Awal Agustus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Demon Hunter Ajukan Gugatan Terhadap Netflix Terkait Film Kpop Demon Hunters

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Indonesia Coffee Expo 2026: Pameran Kopi Terbesar di Jakarta Akan Datang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Tragedi Kecelakaan di Jalan Ness: Mobil Tergelincir Masuk Jurang, Satu Tewas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Cuaca Panas Ekstrem Mengancam Kualitas Obat dan Vaksin: Pentingnya Rantai Dingin

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik Jarak Pendek, Tindakan Provokatif di Tengah Ketegangan Global

Berita Terbaru