Kemensos Berikan Dukungan Psikososial kepada Anak-anak Terdampak Gempa di NTT

- Penulis Berita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAKARAWANG.ID – Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Sentra Efata Kupang melaksanakan program Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi anak-anak yang terdampak gempa bumi. Kegiatan ini berlangsung di posko pengungsian mandiri Stella Maris, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis (20/8/2026).

Kegiatan Interaktif untuk Memulihkan Emosi

Dalam acara tersebut, sekitar 20 anak berpartisipasi dalam kegiatan yang dirancang secara interaktif. Petugas dari Sentra Efata Kupang, bersama dengan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos, mengajak anak-anak untuk bermain dan terlibat dalam berbagai aktivitas yang bertujuan untuk membantu mereka mengatasi trauma akibat bencana.

Permainan dan Sharing Session

Penyuluh Sosial Sentra Efata Kupang, Rahmat Hidayat Ismail, menjelaskan bahwa kegiatan LDP dimulai dengan sosialisasi melalui lagu bertema tanggap darurat gempa. Kemudian dilanjutkan dengan berbagai permainan yang bertujuan untuk mencairkan suasana dan menyiapkan mental anak-anak ketika menghadapi situasi darurat seperti gempa yang sering terjadi di wilayah NTT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin anak-anak memiliki kesiapan saat terjadi gempa, mengingat frekuensi kejadian gempa di kawasan ini. Selain itu, kami juga mengadakan permainan seperti ice breaking untuk menciptakan suasana yang menyenangkan,” ungkap Rahmat.

Pada kesempatan itu, petugas juga membagikan bubur kacang hijau dan mengadakan sesi berbagi cerita untuk memberikan ruang bagi anak-anak mencurahkan perasaan mereka. “Dalam sesi ini, mereka bisa menceritakan pengalaman dan ketakutan yang mereka rasakan saat gempa. Kami berharap mereka saling menguatkan satu sama lain,” tambahnya.

Trauma yang Masih Membekas

Berdasarkan hasil asesmen, Rahmat mengungkapkan bahwa banyak anak di posko pengungsian masih mengalami trauma. Hal ini terlihat dari cerita mereka tentang pengalaman saat gempa terjadi. “Gempa yang terjadi di pagi hari membuat banyak anak terbangun dengan kaget. Mereka melihat benda-benda jatuh dan mengalami ketakutan yang mendalam,” jelasnya.

Trauma ini belum sepenuhnya pulih karena gempa susulan masih terjadi, meskipun dengan kekuatan yang lebih kecil. “Kejadian-kejadian ini membuat anak-anak merasa takut lagi, sehingga mereka lebih memilih untuk berada di luar rumah,” lanjut Rahmat.

Harapan untuk Kerja Sama Lebih Lanjut

Rahmat berharap agar kementerian dan lembaga lain, serta pemerintah daerah, dapat berkolaborasi untuk menyediakan sumber daya manusia yang diperlukan dalam memberikan dukungan psikososial kepada anak-anak terdampak. Ia juga mengusulkan untuk menyediakan tenda khusus sebagai pusat layanan psikososial.

“Idealnya, ada satu posko besar yang dapat mengumpulkan semua anak untuk mendapatkan penanganan yang lebih terfokus. Saat ini, kami masih berpindah-pindah lokasi, sehingga penanganan kurang maksimal,” harap Rahmat.

Bantuan Logistik untuk Nagekeo

Pada Rabu (19/8/2026), Sentra Efata Kupang juga mengirimkan bantuan tambahan ke Kabupaten Nagekeo, yang mencakup 100 paket family kit, 80 paket kids ware, 500 lembar selimut, 500 lembar tenda gulung, 5 unit solar panel SHS-500, dan 1 unit dapur umum lapangan.

FAQ

Apa itu Layanan Dukungan Psikososial (LDP)?

LDP adalah program yang dirancang untuk memberikan dukungan emosional dan psikologis kepada individu, terutama anak-anak, yang terdampak bencana.

Mengapa anak-anak memerlukan dukungan psikososial setelah bencana?

Anak-anak sering mengalami trauma dan ketakutan setelah bencana, sehingga dukungan psikososial penting untuk membantu mereka memulihkan kondisi emosional dan mental.

Apa saja kegiatan yang dilakukan dalam LDP?

Kegiatan dalam LDP meliputi permainan interaktif, sesi berbagi cerita, dan sosialisasi tentang kesiapan menghadapi gempa.

Bagaimana cara pemerintah daerah dapat berkontribusi dalam program ini?

Pemerintah daerah dapat berkolaborasi dengan kementerian untuk menyediakan sumber daya manusia dan fasilitas yang diperlukan untuk dukungan psikososial.

Apa bentuk bantuan yang diberikan untuk anak-anak di posko pengungsian?

Bantuan yang diberikan meliputi paket kebutuhan keluarga, perlengkapan anak, selimut, dan fasilitas dapur umum lapangan.

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang NTT, Dampak Terasa di Beberapa Kabupaten
Viral! Tiga Pria Israel Diusir dari Gym di Bali Karena Perilaku Kasar
Berita: Contoh Mukadimah Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Acara Islami
Berita Terkini: Contoh Mukadimah Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW yang Inspiratif
Tim SAR Gabungan Intensifkan Evakuasi Pasca Gempa NTT
Peringatan Maulid Nabi: Momen Refleksi dan Penguatan Akhlak Umat Islam
12 Peristiwa Menakjubkan Menjelang Kelahiran Nabi Muhammad SAW yang Perlu Diketahui
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso Dijatuhi Hukuman Penjara Empat Tahun atas Kasus Korupsi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Fakta Menarik Tentang Wendy’s yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Tips Ahli: Cara Menanak Nasi Sempurna Tanpa Kesalahan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Haka Resto Tawarkan Paket Makan Malam Romantis untuk Pasangan di Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Justus Steakhouse Resmi Buka Outlet ke-12 di Alam Sutera, Sediakan Steak Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Koki Italia Ungkap Kesalahan Umum dalam Membuat Spaghetti Bolognese

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Berita Karawang: Cara Mudah Membuat Teh Boba Sehat di Rumah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Kreatifitas Menu Sehat: Kaki Naga Isi Bayam untuk Anak Susah Makan Sayur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Menu Sehat dan Lezat: Resep Bakso Sayur Umami untuk Keluarga

Berita Terbaru

Kuliner

Tips Ahli: Cara Menanak Nasi Sempurna Tanpa Kesalahan

Sabtu, 22 Agu 2026 - 00:26 WIB