Pemerintah Siapkan Anggaran Rp32,9 Triliun untuk Sekolah Rakyat dalam RAPBN 2027

- Penulis Berita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Siapkan Anggaran Rp32,9 Triliun untuk Sekolah Rakyat dalam RAPBN 2027 1
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp32,9 Triliun untuk Sekolah Rakyat dalam RAPBN 2027 2



ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BERITAKARAWANG.ID – Pemerintah Indonesia mengalokasikan anggaran sebesar Rp32,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 khusus untuk penyelenggaraan dan pembangunan Sekolah Rakyat. Langkah ini diambil untuk memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang berada dalam kondisi ekonomi lemah dan miskin ekstrem.

Tujuan dan Konsep Sekolah Rakyat

Program Sekolah Rakyat ini diinisiasi berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025, yang bertujuan untuk menyediakan pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Sekolah ini dirancang sebagai fasilitas berasrama yang tidak hanya fokus pada pendidikan akademis, tetapi juga memberikan layanan pengasuhan, pemenuhan gizi, layanan kesehatan, serta pengembangan karakter dan keterampilan.

Program Terintegrasi untuk Masyarakat Miskin

Program ini bertujuan untuk membantu anak-anak dari keluarga miskin dengan menyediakan pendidikan yang terintegrasi. Hal ini termasuk pendampingan psikososial untuk mendukung perkembangan mental dan emosional mereka. Dengan pendekatan yang komprehensif, diharapkan Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi bagi anak-anak yang tidak memiliki akses ke pendidikan formal yang layak.

Anggaran Revitalisasi Sekolah dan Madrasah

Selain anggaran untuk Sekolah Rakyat, pemerintah juga menyediakan Rp18,17 triliun untuk revitalisasi sekolah dan madrasah. Jumlah ini meningkat dibandingkan alokasi tahun 2026 yang sebesar Rp14,56 triliun untuk sekolah dan Rp2,5 triliun untuk madrasah. Revitalisasi ini termasuk perbaikan sarana dan prasarana pendidikan yang mengalami kerusakan, sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diluncurkan oleh Presiden.

Pentingnya Sarana Pendidikan yang Memadai

Pemerintah menekankan bahwa keberadaan sarana dan prasarana pendidikan yang baik adalah kunci dalam mendukung proses pembelajaran. Dalam buku Nota Keuangan yang dirilis pada 18 Juli, pemerintah menyatakan bahwa perbaikan fasilitas pendidikan akan membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi siswa di seluruh Indonesia.

Pembangunan Sekolah Unggul Garuda

Di sisi lain, pemerintah juga menganggarkan Rp2,67 triliun untuk program Sekolah Unggul Garuda yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat yang lebih tinggi dengan fasilitas yang lebih baik.

Komitmen Pemerintah untuk Pendidikan

Dengan alokasi anggaran yang signifikan ini, pemerintah menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan pendidikan di Indonesia dan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Kesimpulan

Pemerintah Indonesia melalui RAPBN 2027 sedang berusaha untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas. Dengan alokasi anggaran yang besar untuk Sekolah Rakyat dan revitalisasi sarana pendidikan, diharapkan anak-anak di seluruh Indonesia dapat memperoleh pendidikan yang layak dan berkontribusi pada pembangunan bangsa di masa depan.

Berita Terkait

Menhub Tegaskan Pencabutan Izin Rute bagi Operator Kapal yang Manipulasi Data Manifest
IHSG Diprediksi Melanjutkan Tren Positif Hari Ini, Berikut Analisisnya
Danantara Menghadapi Tantangan Besar dalam Restrukturisasi BUMN Karya
Anggaran Subsidi Energi untuk 2027 Naik 20% Menjadi Rp272,94 Triliun
BERITAKARAWANG.ID – Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen: Investasi dan Ekspor Jadi Kunci Utama
FWD Insurance Syariah Resmi Dapatkan Izin Usaha dari OJK
Kementerian Pertanian Targetkan Swasembada Gula Konsumsi pada 2026
Rupiah Menguat Tipis Menjelang Rapat Dewan Gubernur BI, Tercatat Rp17.861 per Dolar AS
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:22 WIB

AS Gandakan Program Buyback Obligasi, Purbaya: Indonesia Jadi Contoh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:22 WIB

Fitur Unggulan Omoda O4: Mobil Listrik AI Terjangkau dengan Jarak Tempuh Jauh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa: Dana Rp44 Miliar untuk Bencana NTT Sudah Ditransfer Sejak Awal Agustus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Demon Hunter Ajukan Gugatan Terhadap Netflix Terkait Film Kpop Demon Hunters

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Indonesia Coffee Expo 2026: Pameran Kopi Terbesar di Jakarta Akan Datang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Tragedi Kecelakaan di Jalan Ness: Mobil Tergelincir Masuk Jurang, Satu Tewas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Cuaca Panas Ekstrem Mengancam Kualitas Obat dan Vaksin: Pentingnya Rantai Dingin

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik Jarak Pendek, Tindakan Provokatif di Tengah Ketegangan Global

Berita Terbaru