ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
BERITAKARAWANG.ID – Pemerintah Indonesia mengalokasikan anggaran sebesar Rp32,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 khusus untuk penyelenggaraan dan pembangunan Sekolah Rakyat. Langkah ini diambil untuk memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang berada dalam kondisi ekonomi lemah dan miskin ekstrem.
Tujuan dan Konsep Sekolah Rakyat
Program Sekolah Rakyat ini diinisiasi berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025, yang bertujuan untuk menyediakan pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Sekolah ini dirancang sebagai fasilitas berasrama yang tidak hanya fokus pada pendidikan akademis, tetapi juga memberikan layanan pengasuhan, pemenuhan gizi, layanan kesehatan, serta pengembangan karakter dan keterampilan.
Program Terintegrasi untuk Masyarakat Miskin
Program ini bertujuan untuk membantu anak-anak dari keluarga miskin dengan menyediakan pendidikan yang terintegrasi. Hal ini termasuk pendampingan psikososial untuk mendukung perkembangan mental dan emosional mereka. Dengan pendekatan yang komprehensif, diharapkan Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi bagi anak-anak yang tidak memiliki akses ke pendidikan formal yang layak.
Anggaran Revitalisasi Sekolah dan Madrasah
Selain anggaran untuk Sekolah Rakyat, pemerintah juga menyediakan Rp18,17 triliun untuk revitalisasi sekolah dan madrasah. Jumlah ini meningkat dibandingkan alokasi tahun 2026 yang sebesar Rp14,56 triliun untuk sekolah dan Rp2,5 triliun untuk madrasah. Revitalisasi ini termasuk perbaikan sarana dan prasarana pendidikan yang mengalami kerusakan, sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diluncurkan oleh Presiden.
Pentingnya Sarana Pendidikan yang Memadai
Pemerintah menekankan bahwa keberadaan sarana dan prasarana pendidikan yang baik adalah kunci dalam mendukung proses pembelajaran. Dalam buku Nota Keuangan yang dirilis pada 18 Juli, pemerintah menyatakan bahwa perbaikan fasilitas pendidikan akan membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi siswa di seluruh Indonesia.
Pembangunan Sekolah Unggul Garuda
Di sisi lain, pemerintah juga menganggarkan Rp2,67 triliun untuk program Sekolah Unggul Garuda yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat yang lebih tinggi dengan fasilitas yang lebih baik.
Komitmen Pemerintah untuk Pendidikan
Dengan alokasi anggaran yang signifikan ini, pemerintah menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan pendidikan di Indonesia dan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Kesimpulan
Pemerintah Indonesia melalui RAPBN 2027 sedang berusaha untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas. Dengan alokasi anggaran yang besar untuk Sekolah Rakyat dan revitalisasi sarana pendidikan, diharapkan anak-anak di seluruh Indonesia dapat memperoleh pendidikan yang layak dan berkontribusi pada pembangunan bangsa di masa depan.








