BERITAKARAWANG.ID – Kementerian Sosial (Kemensos) terus berkomitmen untuk memerangi kemiskinan dengan menggandeng berbagai elemen masyarakat. Dalam hal ini, Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, mengajak pengurus baru Karang Taruna Provinsi Banten untuk berkolaborasi mendukung program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam upaya pengentasan kemiskinan di daerah.
Pengukuhan Pengurus Karang Taruna Provinsi Banten
Ajakan tersebut disampaikan Agus Jabo saat menghadiri acara pengukuhan Pengurus Provinsi Karang Taruna (PPKT) Banten untuk masa bakti 2026-2031 yang berlangsung di Pendopo Gubernur Banten pada Kamis, 20 Agustus 2026. Dalam acara ini, Yudi Budi Wibowo dikukuhkan sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Banten, menggantikan Andika Hazrumy setelah terpilih secara aklamasi pada Desember 2025.
“Selamat kepada Karang Taruna Provinsi Banten. Mari kita bekerja sama untuk mengamankan program presiden dan memenangkan perjuangan demi memuliakan bangsa Indonesia,” ujar Agus Jabo dalam pidato sambutannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pentingnya Sinergi dalam Pengentasan Kemiskinan
Wakil Menteri Sosial menekankan bahwa pengentasan kemiskinan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Efektivitas program-program yang dilaksanakan di lapangan sangat tergantung pada sinergi lintas sektor, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, dan organisasi kemasyarakatan seperti Karang Taruna.
“Mari, Karang Taruna bersinergi dengan semua pihak, termasuk pemerintah dan swasta, dalam program pengentasan kemiskinan. Kita harus mengembalikan bangsa kita sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa,” tambahnya.
Program Sekolah Rakyat sebagai Prioritas
Agus Jabo memberikan contoh tentang program yang menjadi mandat Presiden Prabowo kepada Kemensos, yaitu Sekolah Rakyat. Program ini bertujuan untuk menyediakan akses pendidikan berkualitas dan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Penyelenggaraan Sekolah Rakyat didasari oleh keinginan Presiden Prabowo untuk memutus mata rantai kemiskinan antar-generasi dan memberi harapan baru bagi banyak keluarga prasejahtera di Indonesia. Program ini menjadi salah satu prioritas pemerintah, mengingat tingginya angka masyarakat yang masih terjebak dalam kemiskinan.
Intervensi Nyata untuk Meningkatkan Kesejahteraan
“Saat ini, program-program prioritas Presiden bertujuan untuk menjangkau mereka yang selama ini terabaikan. Dari program Makan Bergizi Gratis hingga Koperasi Desa Merah Putih, semua dirancang untuk meningkatkan derajat bangsa Indonesia yang selama ini mengalami kemiskinan,” jelas Agus Jabo.
Menurutnya, program-program tersebut memiliki misi untuk membangun kedaulatan ekonomi nasional dan memberi harapan bagi masyarakat yang belum sejahtera. “Kita harus menghidupi saudara-saudara kita yang miskin, yang akses terhadap kehidupan sangat terbatas,” tegasnya.
Harapan dari Gubernur Banten
Gubernur Banten, Andra Soni, juga menyampaikan harapannya agar Karang Taruna menjadi wadah bagi generasi muda untuk tumbuh, berkarya, dan mengabdi kepada bangsa. Ia berharap bahwa pengukuhan PPKT Banten masa bakti 2026-2031 dapat memperkuat gerakan kesejahteraan sosial di seluruh wilayah Banten.
“Pemerintah Provinsi Banten mengajak Karang Taruna untuk menjadikan nilai-nilai kepedulian dan gotong-royong sebagai kekuatan, serta pengabdian sebagai karakter pemuda. Dengan semangat ini, Karang Taruna diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kesejahteraan sosial dan memperkuat ketahanan masyarakat,” ungkapnya.
Peran Karang Taruna dalam Masyarakat
Pada kesempatan yang sama, Sekjen Pengurus Nasional Karang Taruna, A Malik Haramain, menjelaskan dua tugas utama PPKT. Pertama, memberdayakan dan memperkuat karakter kebangsaan, spiritual, serta cinta tanah air di kalangan anggota Karang Taruna di tingkat desa. Kedua, memberikan kontribusi kepada pemerintah melalui pemberdayaan sosial.
Malik mencontohkan bahwa pengurus Karang Taruna diharapkan bisa melakukan mediasi untuk meredakan konflik sosial dan mendampingi warga. “Jika semua itu dilaksanakan, Karang Taruna benar-benar akan menjadi kekuatan untuk berkolaborasi dengan pemerintah,” ujarnya.
Dia menambahkan, sinergi dengan berbagai pihak sangat diperlukan dalam pelaksanaan tugas-tugas tersebut. “Oleh karena itu, kami selalu berkoordinasi dengan teman-teman di Kemensos, PPKT, dan Kadinsos provinsi serta Karang Taruna kabupaten dan kota,” imbuhnya.





