Relawan Bakti BUMN 2026 Sukses Perkuat Desa Wisata Bulok di Lampung Selatan

- Penulis Berita

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAKARAWANG.ID – Program Relawan Bakti BUMN 2026 yang dilaksanakan di Desa Bulok, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, resmi berakhir setelah empat hari penuh kegiatan yang berlangsung dari 16 hingga 19 Agustus 2026. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dan InJourney Group, dengan fokus utama pada penguatan ekonomi masyarakat dan pengembangan desa wisata.

Partisipasi Masyarakat dalam Kegiatan

Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pengelola guest house, pelajar, kelompok tani, serta warga Desa Bulok. Diperoleh dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan Pemerintah Desa Bulok, yang turut berkontribusi dalam kesuksesan program ini.

Pelatihan untuk Meningkatkan Kualitas UMKM

Sebanyak 40 pelaku UMKM berpartisipasi dalam pelatihan penyusunan laporan keuangan dan digitalisasi usaha. Selain itu, enam pengelola guest house menerima pelatihan dalam bidang hospitality, yang mencakup peningkatan standar pelayanan, kebersihan, dan kenyamanan bagi pengunjung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Pendidikan dan Kesehatan

Di sektor pendidikan, sekitar 150 siswa mengikuti program Relawan Mengajar. Materi yang diajarkan mencakup pentingnya asupan makanan bergizi, pencegahan penyalahgunaan narkotika, serta pembentukan kedisiplinan. Sementara itu, kegiatan kesehatan yang melibatkan sekitar 400 warga mengadakan pemeriksaan kesehatan, termasuk pengecekan tekanan darah, gula darah, dan asam urat. Peserta juga menerima obat-obatan ringan dan makanan bergizi.

Pembersihan Lingkungan dan Aksi Sosial

Dalam upaya menjaga lingkungan, 10 relawan bekerja sama dengan 71 warga membersihkan kawasan Pantai Teluk Nipah, berhasil mengumpulkan sekitar 700 kilogram sampah dari pesisir. Mereka juga membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 81 meter sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Keberhasilan dan Harapan untuk Masa Depan

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III, Denaldy Mulino Mauna, menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilakukan, tetapi lebih pada keterlibatan masyarakat dalam melanjutkan manfaat dari program ini.

“Relawan Bakti BUMN dirancang agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama yang melanjutkan perubahan. Tujuannya adalah agar potensi Desa Bulok dapat dikelola secara mandiri dan memberikan manfaat berkelanjutan,” ungkap Denaldy.

Program Berkelanjutan untuk Masyarakat

Program ini juga mencakup dukungan sarana pengelolaan sampah dan penyerahan serta penanaman 810 bibit kelapa. Bibit tersebut akan dikelola oleh kelompok tani untuk kegiatan penghijauan, pemanfaatan lahan produktif, serta penguatan potensi ekonomi masyarakat.

Pendapat Pelaku Usaha Lokal

Supriyanto, seorang pelaku usaha homestay di Desa Bulok, mengungkapkan bahwa program ini sangat membantu masyarakat dalam memahami potensi ekonomi dan lingkungan yang bisa dikembangkan. “Desa Bulok memiliki potensi besar yang bisa terus dikembangkan melalui kolaborasi berbagai pihak. Melalui kegiatan ini, masyarakat merasakan perhatian dan dukungan yang besar,” jelasnya.

Supriyanto menambahkan bahwa kegiatan pembersihan Pantai Teluk Nipah memberikan dampak positif terhadap kebersihan kawasan wisata, dan edukasi pengelolaan sampah membuka pemahaman masyarakat tentang potensi ekonomi dari sampah yang dikelola dengan baik.

Penutupan dan Harapan Lanjutan

Rangkaian kegiatan ditutup oleh Direktur SDM dan Teknologi Informasi PTPN I, Siwi Peni, yang menyatakan bahwa berakhirnya program ini bukan berarti kolaborasi berakhir. Masyarakat dan pemerintah daerah diharapkan untuk melanjutkan kegiatan yang telah dibangun.

“Keberlanjutan menjadi hal yang paling penting. Kami berharap manfaat dari program ini dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan semua pemangku kepentingan,” imbuh Siwi.

Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Desa Bulok melibatkan berbagai pihak, termasuk Holding Perkebunan Nusantara PTPN III, subholding PTPN I, InJourney, PT Angkasa Pura Indonesia, dan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat Desa Bulok sebagai desa wisata yang bersih, berdaya, dan berkelanjutan.

FAQ

Apa tujuan dari Program Relawan Bakti BUMN 2026?

Tujuan program ini adalah untuk memperkuat ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pengembangan desa wisata.

Siapa yang terlibat dalam kegiatan ini?

Kegiatan melibatkan pelaku UMKM, pengelola guest house, pelajar, kelompok tani, dan masyarakat setempat.

Apa saja pelatihan yang diberikan dalam program ini?

Pelatihan yang diberikan termasuk penyusunan laporan keuangan, digitalisasi usaha, dan hospitality untuk pengelola guest house.

Bagaimana dampak program ini terhadap lingkungan?

Program ini melibatkan kegiatan pembersihan pantai dan pengelolaan sampah, yang berdampak positif terhadap kebersihan lingkungan.

Apa harapan untuk keberlanjutan program ini?

Harapan utama adalah agar manfaat program dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah.

Berita Terkait

Usulan Dwikewarganegaraan untuk Talenta Unggul Indonesia: Peluang atau Ancaman?
Jadwal Pertandingan Badminton World Championship 2026: Siapa Saja Wakil Indonesia Hari Ini?
Mencicipi Makanan Hewan: Profesi Unik yang Menguntungkan
Tiga Gunung Berapi di Indonesia Meletus Secara Beruntun, Badan Geologi Beri Peringatan
Jadwal Pertandingan Sepak Bola Malam Ini: 19-20 Agustus 2026
Tragedi Pendakian di Gunung Bawakaraeng: 31 Pendaki Terpaksa Dievakuasi saat HUT RI ke-81
Segera Tayang: Urutan Nonton Film Insidious yang Wajib Diketahui Sebelum ‘Out of the Further’
Pembangunan Ibu Kota Nusantara: Alokasi Anggaran Rp5,3 Triliun untuk Infrastruktur Legislatif dan Yudikatif
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:43 WIB

Usulan Dwikewarganegaraan untuk Talenta Unggul Indonesia: Peluang atau Ancaman?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:42 WIB

Jadwal Pertandingan Badminton World Championship 2026: Siapa Saja Wakil Indonesia Hari Ini?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:41 WIB

Mencicipi Makanan Hewan: Profesi Unik yang Menguntungkan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:41 WIB

Tiga Gunung Berapi di Indonesia Meletus Secara Beruntun, Badan Geologi Beri Peringatan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:40 WIB

Tragedi Pendakian di Gunung Bawakaraeng: 31 Pendaki Terpaksa Dievakuasi saat HUT RI ke-81

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:40 WIB

Segera Tayang: Urutan Nonton Film Insidious yang Wajib Diketahui Sebelum ‘Out of the Further’

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:40 WIB

Pembangunan Ibu Kota Nusantara: Alokasi Anggaran Rp5,3 Triliun untuk Infrastruktur Legislatif dan Yudikatif

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:39 WIB

Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat Drastis di Indonesia: Dampak El Nino 2026

Berita Terbaru

Bisnis

PT Samudera Logistics Services

Selasa, 25 Agu 2026 - 02:13 WIB

Headline

Mencicipi Makanan Hewan: Profesi Unik yang Menguntungkan

Selasa, 25 Agu 2026 - 01:41 WIB

error: Content is protected !!