Musala Ka’bah Dewi Yulisyani: Tempat Ibadah Unik di Karawang yang Menyerupai Ka’bah di Mekah

- Penulis Berita

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAKARAWANG.ID – Musala Dewi Yulisyani, yang terletak di Perumahan Cariu Permai Residance 3, Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru, Karawang, menjadi fenomena baru di dunia peribadatan. Desainnya yang menyerupai Ka’bah di Masjidilharam, Arab Saudi, menarik perhatian banyak warga dan jamaah untuk berkunjung.

Musala ini tidak hanya memiliki bentuk eksternal yang mirip dengan Ka’bah, tetapi juga dilengkapi dengan berbagai ornamen yang menyerupai yang ada di Masjidilharam, termasuk maqom Ibrahim. Imam musala, Komarudin (30), menjelaskan bahwa pembangunan musala ini dimulai pada tahun 2024 dengan tujuan untuk memberikan pengalaman beribadah yang unik bagi masyarakat.

Menilik Desain dan Fasilitas Musala

Musala Dewi Yulisyani memiliki ukuran yang hampir sama dengan Ka’bah di Mekah, yaitu panjang sekitar 12,86 meter dan lebar 11,03 meter. Namun, ketinggiannya sedikit lebih pendek dibandingkan dengan Ka’bah yang asli, yang memiliki tinggi sekitar 13,1 meter. “Meskipun tampilannya mirip, bagian dalam musala tetap seperti musala pada umumnya,” ungkap Komarudin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ikon Jejak Kaki Nabi Ibrahim

Salah satu daya tarik lain dari musala ini adalah adanya jejak kaki Nabi Ibrahim yang terletak di sebelah timur musala. Dibuat dengan pembatas besi berwarna emas, jejak kaki ini menambah keunikan dan makna spiritual bagi pengunjung. Selain itu, kubah di atas maqom Ibrahim juga menjadi salah satu elemen penting dalam desain musala ini.

Peran Musala dalam Masyarakat

Musala ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi warga sekitar. Komarudin menyatakan bahwa musala ini telah menjadi tujuan kunjungan bagi banyak orang, termasuk dari luar perumahan. “Musala ini juga pernah digunakan untuk manasik haji pada tahun 2025,” tambahnya.

Keberadaan Musala Sebagai Simbol Kesatuan Umat

Musala Dewi Yulisyani menjadi simbol kesatuan umat Muslim, di mana keberadaan bangunan ini menggambarkan kebangkitan spiritual di tengah masyarakat. Dengan desain yang unik dan fasilitas yang mendukung, musala ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas ibadah dan pengetahuan agama di kalangan jamaah.

Kesimpulan

Dengan berbagai keunikan dan fungsinya, Musala Ka’bah Dewi Yulisyani menjadi salah satu landmark baru di Karawang. Kehadirannya tidak hanya memberikan tempat ibadah yang menarik, tetapi juga menyatukan masyarakat dalam semangat keagamaan yang lebih kuat. Dengan harapan, musala ini akan terus menjadi sumber inspirasi dan edukasi bagi banyak orang.

FAQ

Apa itu Musala Dewi Yulisyani?

Musala Dewi Yulisyani adalah tempat ibadah yang terletak di Karawang, dengan desain yang menyerupai Ka'bah di Mekah.

Kapan Musala Dewi Yulisyani dibangun?

Musala ini dibangun pada tahun 2024.

Apa saja fasilitas yang ada di Musala Dewi Yulisyani?

Fasilitas di musala ini termasuk ruang ibadah, maqom Ibrahim, dan jejak kaki Nabi Ibrahim.

Apakah Musala Dewi Yulisyani hanya digunakan untuk ibadah?

Tidak, musala ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat.

Kapan Musala Dewi Yulisyani digunakan untuk manasik haji?

Musala ini pernah digunakan untuk manasik haji pada tahun 2025.

Berita Terkait

Lonjakan Pengunjung di Pantai Pondok Bali Subang Selama Libur Lebaran 2026
Kebakaran Lahan di Purwakarta Meningkat, Damkar Hadapi Kendala Serius
Kebakaran TPA Cikolotok Purwakarta: Proses Pemadaman Masih Berlangsung, Diduga Akibat Ulah Pemulung
Pemerintah Purwakarta Targetkan Perbaikan 80 Kilometer Jalan Rusak Selesai pada 2027
Karawang Kirim 56 Pramuka ke Jambore Nasional XII 2026 untuk Perkuat Persahabatan dan Prestasi
Kukuhkan 50 Anggota Paskibraka 2026, Bupati Aep: Mereka Adalah Generasi Terbaik Karawang
Pemkab Karawang alokasikan anggaran Rp7 miliar untuk program LKS gratis – ANTARA News Megapolitan
Pemkab Karawang Alokasikan Rp114,48 Miliar untuk Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:56 WIB

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang NTT, Dampak Terasa di Beberapa Kabupaten

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:55 WIB

Viral! Tiga Pria Israel Diusir dari Gym di Bali Karena Perilaku Kasar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:55 WIB

Berita: Contoh Mukadimah Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Acara Islami

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:54 WIB

Berita Terkini: Contoh Mukadimah Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW yang Inspiratif

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:53 WIB

Tim SAR Gabungan Intensifkan Evakuasi Pasca Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:52 WIB

12 Peristiwa Menakjubkan Menjelang Kelahiran Nabi Muhammad SAW yang Perlu Diketahui

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso Dijatuhi Hukuman Penjara Empat Tahun atas Kasus Korupsi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:51 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW: Peringatan Penuh Makna untuk Umat Islam

Berita Terbaru

Bisnis

Tim SAR Gabungan Intensifkan Evakuasi Pasca Gempa NTT

Kamis, 20 Agu 2026 - 23:53 WIB