Basri Lewaimang, Buronan Narkoba, Ditangkap di Malaysia Berkat Kerja Sama Internasional

- Penulis Berita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAKARAWANG.ID – Pelarian Basri Lewaimang, yang terlibat dalam kasus narkoba dan diduga sebagai pengelola tempat hiburan malam (THM) di Batam, akhirnya berhasil ditangkap di Johor Bahru, Malaysia. Penangkapan ini terjadi pada Kamis, 20 Agustus 2026, sekitar pukul 00.30 waktu setempat.

Tersangka yang termasuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Bareskrim Polri dengan nomor DPO/134/VIII/2026/Dittipidnarkoba, ditangkap berkat kerja sama antara Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Divhubinter Polri, dan Interpol setelah keberadaannya terdeteksi di Malaysia.

Menurut informasi dari Bareskrim, Basri dibawa ke kantor penyidik sekitar pukul 17.00 WIB. Kanit III Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kompol Drago, menyatakan bahwa Basri menunjukkan sikap kooperatif dan tidak melawan saat ditangkap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peran Penting Basri dalam Jaringan Narkoba

Dalam jaringan peredaran narkoba, Basri memiliki peran krusial sebagai bandar dan koordinator di beberapa THM di Batam. Berdasarkan hasil penyidikan sebelumnya, diketahui bahwa Basri terlibat dalam peredaran sekitar 40.000 butir ekstasi yang dijual kepada para pengunjung setiap bulan.

Ketika ditangkap, petugas menyita dua unit alat komunikasi, sejumlah uang tunai dalam pecahan rupiah, dolar Singapura, dan ringgit Malaysia. Selain itu, penyidik juga menemukan catatan transaksi narkotika yang diduga merupakan rekapan kegiatan ilegalnya.

Basri diketahui melarikan diri ke Malaysia setelah penindakan terhadap jaringan narkoba di Batam pada 10 Agustus 2026, dan data menunjukkan bahwa ia menyeberang menggunakan kapal feri pada keesokan harinya.

“Penindakan itu dilaksanakan tanggal 10 Agustus. Dari data perlintasan, sekitar tanggal 11 Agustus jam 16.43 itu menyeberang menggunakan feri,” jelas Drago.

Polisi saat ini masih mendalami lokasi persembunyian Basri selama berada di Malaysia serta keterlibatan pihak lain dalam jaringan narkoba yang melibatkan THM tersebut.

Penyitaan Aset Mewah Basri Lewaimang

Selain menangkap tersangka, penyidik Bareskrim Polri juga berhasil menyita sejumlah aset bernilai tinggi milik Basri sebagai bagian dari penyelidikan terhadap Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menyatakan bahwa sejumlah aset milik Basri telah diberi police line oleh petugas. Aset yang disita termasuk berbagai jenis mobil mewah, seperti Mitsubishi Pajero Sport, Xpander Cross, dan Hummer, serta kapal pesiar Azimut 68S.

Aset tidak bergerak yang disita meliputi beberapa rumah dan apartemen di Batam. Eko menegaskan bahwa penyitaan ini dilakukan sehubungan dengan dugaan TPPU yang terkait dengan aktivitas narkotika yang dilakukan oleh Basri.

Ke depan, penyidik akan terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap Basri untuk mengungkap jaringan narkobanya secara menyeluruh.

“Pasti, pasti,” tegas Drago mengenai komitmen penyidik untuk membongkar seluruh jaringan yang terlibat.

Penutup

Kasus ini mencerminkan keseriusan aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia. Penangkapan Basri Lewaimang di Malaysia menunjukkan betapa pentingnya kerja sama internasional dalam mengatasi kejahatan lintas negara.

FAQ

Siapa Basri Lewaimang?

Basri Lewaimang adalah buronan kasus narkoba yang diduga mengelola tempat hiburan malam di Batam dan terlibat dalam peredaran ekstasi.

Bagaimana proses penangkapan Basri Lewaimang?

Basri ditangkap di Johor Bahru, Malaysia, melalui kerja sama antara Bareskrim Polri, Divhubinter Polri, dan Interpol setelah keberadaannya terdeteksi.

Apa peran Basri dalam jaringan narkoba?

Basri berperan sebagai bandar dan koordinator di sejumlah tempat hiburan malam di Batam, dengan peredaran sekitar 40.000 butir ekstasi setiap bulan.

Apa saja aset yang disita dari Basri?

Petugas menyita mobil mewah, kapal pesiar, dan beberapa rumah serta apartemen sebagai bagian dari penyidikan TPPU.

Apa langkah selanjutnya setelah penangkapan Basri?

Penyidik akan terus memeriksa Basri secara intensif untuk mengungkap jaringan narkoba yang lebih besar dan keterlibatan pihak lain.

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang NTT, Dampak Terasa di Beberapa Kabupaten
Viral! Tiga Pria Israel Diusir dari Gym di Bali Karena Perilaku Kasar
Berita: Contoh Mukadimah Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Acara Islami
Berita Terkini: Contoh Mukadimah Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW yang Inspiratif
Tim SAR Gabungan Intensifkan Evakuasi Pasca Gempa NTT
Peringatan Maulid Nabi: Momen Refleksi dan Penguatan Akhlak Umat Islam
12 Peristiwa Menakjubkan Menjelang Kelahiran Nabi Muhammad SAW yang Perlu Diketahui
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso Dijatuhi Hukuman Penjara Empat Tahun atas Kasus Korupsi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:56 WIB

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang NTT, Dampak Terasa di Beberapa Kabupaten

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:55 WIB

Viral! Tiga Pria Israel Diusir dari Gym di Bali Karena Perilaku Kasar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:55 WIB

Berita: Contoh Mukadimah Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Acara Islami

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:54 WIB

Berita Terkini: Contoh Mukadimah Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW yang Inspiratif

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:53 WIB

Tim SAR Gabungan Intensifkan Evakuasi Pasca Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:52 WIB

12 Peristiwa Menakjubkan Menjelang Kelahiran Nabi Muhammad SAW yang Perlu Diketahui

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso Dijatuhi Hukuman Penjara Empat Tahun atas Kasus Korupsi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:51 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW: Peringatan Penuh Makna untuk Umat Islam

Berita Terbaru

Bisnis

Tim SAR Gabungan Intensifkan Evakuasi Pasca Gempa NTT

Kamis, 20 Agu 2026 - 23:53 WIB