Astronom Temukan ‘Mega-Earth’ Raksasa dengan Massa 23 Kali Lipat Bumi

- Penulis Berita

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAKARAWANG.ID – Para astronom telah berhasil mengidentifikasi sebuah planet luar tata surya yang sangat besar, dikenal sebagai ‘Mega-Earth’. Penemuan ini menarik perhatian karena planet tersebut memiliki massa yang mencapai 23 kali lipat dari Bumi, menjadikannya salah satu planet berbatu paling berat yang pernah ditemukan. Planet yang dinamakan LHS 1140 b ini terletak di sistem bintang lain, berjarak sekitar 48 tahun cahaya dari Bumi, tepatnya dalam konstelasi Cetus.

Detail Penemuan LHS 1140 b

Penemuan LHS 1140 b menjadi sorotan di kalangan ilmuwan karena ukurannya yang melebihi batas kategori ‘Super-Earth’. Meskipun massanya yang luar biasa, diameter planet ini diperkirakan hanya sekitar 1,7 kali lipat dari Bumi. Hal ini menunjukkan bahwa LHS 1140 b memiliki kerapatan yang sangat tinggi, dengan struktur penyusun berupa batuan padat dan inti besi yang sangat pekat.

Orbit dan Zona Layak Huni

Planet LHS 1140 b mengorbit bintang katai merah yang lebih kecil dan lebih dingin dibandingkan dengan Matahari. Menariknya, planet ini berada dalam zona layak huni, yaitu jarak ideal di mana suhu permukaan planet memungkinkan adanya air dalam wujud cair. Zona layak huni merupakan parameter penting dalam pencarian kehidupan di luar Bumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi Bintang Induk yang Stabil

Bintang induk LHS 1140 b dikenal lebih tenang dibandingkan bintang katai merah lainnya, yang biasanya memancarkan radiasi berbahaya. Hal ini memberikan harapan bagi peneliti untuk menemukan kehidupan di planet tersebut. LHS 1140 b pun kini menjadi salah satu target utama untuk studi pengamatan atmosfer lebih lanjut menggunakan teleskop luar angkasa canggih.

Potensi Keberadaan Kehidupan

Dengan situasi atmosfer yang mendukung, para ilmuwan berharap bisa mendeteksi tanda-tanda kimia pendukung kehidupan, seperti uap air dan oksigen, di LHS 1140 b di masa mendatang. Penemuan ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam penelitian eksoplanet dan pencarian kehidupan di luar Bumi.

Kesimpulan

Penemuan planet ‘Mega-Earth’ ini membuka babak baru dalam eksplorasi luar angkasa. Dengan ukuran dan massa yang luar biasa, LHS 1140 b menawarkan banyak misteri untuk diteliti lebih lanjut. Penemuan ini tidak hanya memberi wawasan baru tentang struktur planet di luar tata surya kita, tetapi juga meningkatkan harapan untuk menemukan kehidupan di luar Bumi.

FAQ

Apa itu Mega-Earth?

Mega-Earth adalah jenis planet berbatu dengan massa jauh lebih besar dari Bumi, dalam hal ini LHS 1140 b memiliki massa 23 kali lipat Bumi.

Di mana LHS 1140 b berada?

LHS 1140 b terletak di konstelasi Cetus, sekitar 48 tahun cahaya dari Bumi.

Apa yang membuat LHS 1140 b menarik bagi penelitian?

LHS 1140 b menarik karena berada dalam zona layak huni dan memiliki potensi untuk mendukung kehidupan.

Apa itu zona layak huni?

Zona layak huni adalah area di mana suhu permukaan planet memungkinkan air berada dalam wujud cair.

Apa harapan peneliti terhadap LHS 1140 b?

Peneliti berharap dapat mendeteksi tanda-tanda kehidupan, seperti uap air dan oksigen, di atmosfer LHS 1140 b.

Berita Terkait

Usulan Dwikewarganegaraan untuk Talenta Unggul Indonesia: Peluang atau Ancaman?
Jadwal Pertandingan Badminton World Championship 2026: Siapa Saja Wakil Indonesia Hari Ini?
Mencicipi Makanan Hewan: Profesi Unik yang Menguntungkan
Tiga Gunung Berapi di Indonesia Meletus Secara Beruntun, Badan Geologi Beri Peringatan
Jadwal Pertandingan Sepak Bola Malam Ini: 19-20 Agustus 2026
Tragedi Pendakian di Gunung Bawakaraeng: 31 Pendaki Terpaksa Dievakuasi saat HUT RI ke-81
Segera Tayang: Urutan Nonton Film Insidious yang Wajib Diketahui Sebelum ‘Out of the Further’
Pembangunan Ibu Kota Nusantara: Alokasi Anggaran Rp5,3 Triliun untuk Infrastruktur Legislatif dan Yudikatif
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:43 WIB

Usulan Dwikewarganegaraan untuk Talenta Unggul Indonesia: Peluang atau Ancaman?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:42 WIB

Jadwal Pertandingan Badminton World Championship 2026: Siapa Saja Wakil Indonesia Hari Ini?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:41 WIB

Mencicipi Makanan Hewan: Profesi Unik yang Menguntungkan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:41 WIB

Tiga Gunung Berapi di Indonesia Meletus Secara Beruntun, Badan Geologi Beri Peringatan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:40 WIB

Tragedi Pendakian di Gunung Bawakaraeng: 31 Pendaki Terpaksa Dievakuasi saat HUT RI ke-81

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:40 WIB

Segera Tayang: Urutan Nonton Film Insidious yang Wajib Diketahui Sebelum ‘Out of the Further’

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:40 WIB

Pembangunan Ibu Kota Nusantara: Alokasi Anggaran Rp5,3 Triliun untuk Infrastruktur Legislatif dan Yudikatif

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:39 WIB

Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat Drastis di Indonesia: Dampak El Nino 2026

Berita Terbaru

Bisnis

PT Samudera Logistics Services

Selasa, 25 Agu 2026 - 02:13 WIB

Headline

Mencicipi Makanan Hewan: Profesi Unik yang Menguntungkan

Selasa, 25 Agu 2026 - 01:41 WIB

error: Content is protected !!