Airlangga Hartarto Ungkap Potensi Emas Tersembunyi di Indonesia Mencapai Rp4,47 Triliun

- Penulis Berita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Airlangga Hartarto Ungkap Potensi Emas Tersembunyi di Indonesia Mencapai Rp4,47 Triliun 1
Airlangga Hartarto Ungkap Potensi Emas Tersembunyi di Indonesia Mencapai Rp4,47 Triliun 2



ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BERITAKARAWANG.ID – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, baru-baru ini mengungkapkan bahwa masyarakat Indonesia menyimpan emas dalam jumlah yang sangat signifikan. Dalam sebuah acara peluncuran Indonesia Bullion Market Association (IBMA) di BSI Tower, ia menyebutkan bahwa ada sekitar 1.800 ton emas yang berada “di bawah bantal” oleh warga, dengan nilai mencapai US$252 miliar atau setara dengan Rp4,47 triliun berdasarkan kurs Rp17.747 per dolar AS.

Pentingnya Emas Dalam Ekonomi Indonesia

Airlangga menilai bahwa potensi emas ini dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi industri logam mulia di Indonesia. Ia mengatakan, “Emas yang ada di bawah bantal itu ada 1.800 ton. Nah kalau 1.800 ton, itu nilainya juga luar biasa, US$ 252 miliar.” Dengan memanfaatkan potensi ini, ia berharap dapat meningkatkan ekosistem bullion di tanah air.

Perbandingan Stok Emas Indonesia dengan Negara Lain

Dalam pernyataannya, Airlangga juga membandingkan stok emas Indonesia dengan negara-negara besar lainnya. Ia menjelaskan bahwa Amerika Serikat memiliki stok emas sekitar 8.133 ton, sementara China memiliki 2.331 ton. Dengan 1.800 ton emas, Indonesia berada di bawah kedua negara tersebut, tetapi lebih tinggi daripada India yang hanya memiliki sekitar 880 ton.

Perluasan Akses Emas Melalui Instrumen Keuangan

Airlangga menegaskan bahwa jika hanya 20 persen dari emas yang disimpan oleh masyarakat dapat dialihkan ke instrumen keuangan atau perbankan syariah, dampaknya akan sangat besar terhadap pertumbuhan ekosistem bullion. “Bagaimana tugasnya dari Pegadaian maupun BSI, yang US$ 252 billion ini, mungkin 20 persen saja pindah dari ditaruh di bawah bantal ke ditaruh ke instrumen keuangan,” ujarnya.

Pengembangan Kebijakan Hilirisasi

Pemerintah Indonesia terus mendorong kebijakan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam. Menurut Airlangga, stok emas yang dimiliki Bank Indonesia masih tergolong rendah, yaitu sekitar 70 ton. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan pengelolaan dan pemanfaatan emas sangat penting.

Analisis Potensi Pertumbuhan Ekonomi

Dalam konteks ini, Airlangga melihat peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ia berharap bahwa dengan pengembangan sektor bullion, Indonesia dapat meningkatkan daya saing di pasar global. “Pemerintah terus mendorong kebijakan hilirisasi, kemudian bapak presiden kemarin juga menyampaikan dalam pidatonya terkait dengan bullion bank,” jelasnya.

Kesimpulan dan Harapan ke Depan

Dengan potensi emas yang masih besar, Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alamnya. Airlangga optimis bahwa jika masyarakat mulai beralih dari menyimpan emas secara sembunyi-sembunyi ke instrumen keuangan resmi, hal ini akan memberikan dampak positif bagi ekonomi nasional.

Berita Terkait

Menhub Tegaskan Pencabutan Izin Rute bagi Operator Kapal yang Manipulasi Data Manifest
IHSG Diprediksi Melanjutkan Tren Positif Hari Ini, Berikut Analisisnya
Danantara Menghadapi Tantangan Besar dalam Restrukturisasi BUMN Karya
Anggaran Subsidi Energi untuk 2027 Naik 20% Menjadi Rp272,94 Triliun
BERITAKARAWANG.ID – Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen: Investasi dan Ekspor Jadi Kunci Utama
FWD Insurance Syariah Resmi Dapatkan Izin Usaha dari OJK
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp32,9 Triliun untuk Sekolah Rakyat dalam RAPBN 2027
Kementerian Pertanian Targetkan Swasembada Gula Konsumsi pada 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:13 WIB

Instagram Luncurkan Fitur Notifikasi untuk Cegah Pencarian Konten Berbahaya di Indonesia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:13 WIB

BERITAKARAWANG.ID – 15 Dampak Buruk Jarang Keramas pada Kesehatan Rambut

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:13 WIB

Amartha 10X Run 2026: Sensasi Pasar Tradisional dalam Ajang Lari Modern

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:12 WIB

Pentingnya Diagnosis Medis dalam Terapi Hormon Pertumbuhan Anak, Menurut Prof. Aman Pulungan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:12 WIB

Fakta Menarik Pertemanan Scopper Gaban dan Silvers Rayleigh di One Piece

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:12 WIB

Yogie Nandes Luncurkan Single Terbaru ‘Menualah Denganku’, Menggugah Komitmen Cinta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:11 WIB

Ramalan Zodiak untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces: Jumat, 21 Agustus 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:11 WIB

Coldiac Siap Mengguncang Formula 1 GP Singapura 2026

Berita Terbaru