BERITAKARAWANG.ID – Yordania U-16 Mendapatkan Pengalaman Berharga di Srikandi Merdeka Cup 2026
Yordania U-16 menyelesaikan partisipasinya di Srikandi Merdeka Cup 2026 dengan pelajaran berharga meskipun harus puas di tempat keempat. Dalam pertandingan perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, pada 23 Agustus 2026, Yordania kalah dari Malaysia dengan skor 0-4.
Gol-gol Malaysia dicetak oleh Eman Muhannad Mahmoud (gol bunuh diri), Lim You, Keisha Adeliena, dan Isabella Saffiya. Pelatih Timnas Putri U-16 Yordania, Luna Rami Amin Almasri, menegaskan bahwa meskipun hasil akhir tidak memuaskan, pengalaman yang didapat sangat berharga bagi timnya.
Pengalaman Internasional Pertama
Turnamen ini menjadi pengalaman internasional pertama bagi para pemain Yordania. Luna mengungkapkan bahwa mereka telah mempersiapkan diri sejak 1 Juli dan menjadikan kompetisi ini sebagai ajang belajar menjelang kualifikasi AFC yang akan datang pada bulan Oktober.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini adalah kesempatan terbaik untuk belajar, berkembang, dan memahami kekurangan kami,” kata Luna setelah pertandingan.
Evaluasi dan Pembelajaran
Walaupun Yordania tidak mencapai hasil yang diinginkan, Luna tetap merasa bangga dengan performa timnya. Ia menyatakan bahwa menghadapi tim-tim tangguh dalam kompetisi ini adalah bagian penting dari proses pembelajaran.
“Hanya dengan bermain melawan tim-tim papan atas, kami bisa mendapatkan pengalaman yang kami butuhkan,” tambahnya.
Jadwal Padat dan Tantangan Fisik
Yordania harus menjalani jadwal yang padat, dengan lima pertandingan dalam waktu delapan hari. Situasi ini sangat mempengaruhi kondisi fisik dan mental para pemain. “Para pemain kami lelah secara fisik dan mental. Memainkan lima pertandingan dalam delapan hari adalah hal yang berat,” ujar Luna.
Kesempatan untuk Belajar
Pengalaman dari Srikandi Merdeka Cup ini akan dijadikan bahan evaluasi oleh tim pelatih Yordania sebelum menghadapi kualifikasi AFC. Luna juga menyampaikan rasa terima kasih kepada federasi yang telah memberikan kesempatan kepada timnya untuk berpartisipasi dalam turnamen ini.
“Ini adalah kesempatan belajar bagi para pemain, jadi saya bangga dengan mereka,” tutup Luna.






