BERITAKARAWANG.ID – Sandra Bullock, aktris pemenang Oscar, baru-baru ini membagikan kisah mendalam tentang mendiang kekasihnya, Bryan Randall, dan perjuangan mereka melawan penyakit Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS). Dalam sebuah episode podcast SmartLess yang dipandu oleh Jason Bateman, Will Arnett, dan Sean Hayes, Bullock menjelaskan bagaimana mereka berusaha menjaga privasi terkait kondisi kesehatan Randall.
Menurut Bullock, Randall meninggal dunia pada tahun 2023 di usia 57 tahun akibat penyakit neurodegeneratif yang mengganggu fungsi saraf di otak dan sumsum tulang belakang. Penyakit ini tidak hanya mengakibatkan hilangnya kemampuan motorik, tetapi juga dapat memengaruhi kemampuan berbicara, berjalan, dan bernapas.
Menghormati Permintaan Privasi
Dalam wawancara tersebut, Bullock menyampaikan, “Saya tidak diizinkan untuk membicarakannya. Itu adalah permintaannya dan saya mencoba—saya menghormatinya.” Menyimpan rahasia ini di tengah pandemi Covid-19 membuat Bullock merasa terisolasi, dan hanya keluarganya yang mengetahui tentang diagnosis tersebut pada awalnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama bertahun-tahun, Bullock berjuang untuk menghadapi kenyataan bahwa sosok yang dicintainya telah berjuang melawan penyakit yang menggerogoti. “Saya mulai berduka untuk Bryan empat tahun sebelum dia meninggal,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa kondisi kesehatan Randall menurun selama separuh masa hubungan mereka, yang membuatnya sangat sulit.
Pengalaman Pribadi yang Menjadi Kekuatan
Pengalaman Bullock merawat anggota keluarganya yang sakit, termasuk ayah yang mengalami kecelakaan dan ibu yang berjuang melawan kanker, memberinya ketahanan mental. “Itu tidak menakutkan bagi saya, bukan penyakitnya itu sendiri yang menakutkan. Namun, saya memiliki dua anak kecil yang harus menghadapinya, terutama seorang anak perempuan kecil yang melihatnya sebagai sosok ayah,” jelasnya.
Di tengah kesulitan, Bullock mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada empat perawat yang membantunya merawat Randall. “Mereka luar biasa dan sangat membantu dalam masa-masa sulit itu,” ujarnya.
Fokus pada Pemulihan Keluarga
Setelah kehilangan Randall, Bullock mengungkapkan bahwa fokus utamanya adalah proses pemulihan serta memastikan keluarganya berada dalam kondisi terbaik sebelum kembali ke dunia kerja. Ia berharap dapat menjalani hidupnya dengan cara yang lebih baik setelah melalui pengalaman pahit ini.
Wawancara lengkap Sandra Bullock di podcast SmartLess dijadwalkan rilis di seluruh platform pada 24 Agustus 2026. Pengalaman Bullock tidak hanya menggambarkan tantangan pribadi, tetapi juga memberikan wawasan tentang pentingnya dukungan dalam menghadapi penyakit yang sulit seperti ALS.






