Menteri Koordinator Perekonomian Dorong Penyimpanan Emas di Lembaga Keuangan

- Penulis Berita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAKARAWANG.ID – Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengajak Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Pegadaian untuk mengedukasi masyarakat agar tidak menyimpan emas secara sembarangan, terutama yang disimpan di bawah bantal. Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 1.800 ton emas yang disimpan secara tidak resmi oleh masyarakat, dengan total nilai yang mencapai 252 miliar dolar Amerika Serikat.

Potensi Ekonomi dari Penyimpanan Emas

Dalam acara peresmian Indonesia Bullion Market Association di Jakarta pada Kamis (20/8/2026), Airlangga menekankan betapa pentingnya memindahkan setidaknya 20 persen dari jumlah emas tersebut ke dalam instrumen keuangan formal. “Jika saja 20 persen dari 252 miliar dolar ini pindah ke sistem keuangan, maka dampak ekonominya akan sangat signifikan,” ungkapnya.

Stok Emas Indonesia dalam Konteks Global

Airlangga juga menegaskan bahwa stok emas Indonesia terbilang besar dibandingkan negara-negara lain. Stok emas di Indonesia mencapai 1.800 ton, yang lebih tinggi dibandingkan dengan India yang memiliki 880 ton dan Singapura yang lebih rendah. Namun, Bank Indonesia sebagai bank sentral masih memiliki stok yang relatif rendah, yaitu 70 ton.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembandingan Stok Emas Global

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, Amerika Serikat memiliki stok emas terbesar di dunia dengan 8.133 ton, diikuti oleh Cina dengan 2.331 ton. Dengan stok emas yang besar, Airlangga berharap Indonesia dapat memanfaatkan potensi ini untuk meningkatkan perekonomian.

Pentingnya Edukasi dan Literasi Finansial

Airlangga menambahkan bahwa pemerintah masih memiliki tugas besar dalam meningkatkan literasi dan edukasi masyarakat mengenai penyimpanan emas yang aman dan menguntungkan. “Kita perlu memastikan masyarakat memahami pentingnya menyimpan emas di tempat yang lebih aman daripada hanya disimpan di rumah,” ujarnya.

Emas sebagai Komoditas Penting di Masyarakat

Dia juga menyoroti bahwa emas sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam tradisi pernikahan, di mana mas kawin sering kali berupa emas. “Literasi mengenai emas sudah cukup baik di kalangan masyarakat,” jelasnya.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, upaya mendorong masyarakat untuk menyimpan emas di lembaga keuangan seperti BSI dan Pegadaian bisa menjadi langkah penting dalam memaksimalkan potensi ekonomi Indonesia. Dengan edukasi yang tepat, diharapkan masyarakat dapat beralih dari penyimpanan emas yang tidak aman menuju pilihan yang lebih menguntungkan.

FAQ

Mengapa masyarakat disarankan untuk menyimpan emas di lembaga keuangan?

Karena penyimpanan emas di lembaga keuangan lebih aman dan dapat memberikan keuntungan lebih dibandingkan menyimpan di rumah.

Berapa total emas yang disimpan masyarakat di Indonesia?

Sekitar 1.800 ton, dengan nilai total mencapai 252 miliar dolar AS.

Bagaimana posisi stok emas Indonesia dibandingkan dengan negara lain?

Stok emas Indonesia sebesar 1.800 ton lebih tinggi dari India (880 ton) dan Singapura, tetapi masih rendah dibandingkan dengan stok emas Amerika Serikat (8.133 ton) dan Cina (2.331 ton).

Apa yang bisa dilakukan dengan 20 persen dari total nilai emas rakyat?

Jika 20 persen dari total nilai emas tersebut dipindahkan ke lembaga keuangan, dampak ekonominya akan sangat positif.

Apa peran pemerintah dalam meningkatkan literasi emas?

Pemerintah perlu memperkuat edukasi dan literasi masyarakat mengenai penyimpanan emas yang aman dan menguntungkan.

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang NTT, Dampak Terasa di Beberapa Kabupaten
Viral! Tiga Pria Israel Diusir dari Gym di Bali Karena Perilaku Kasar
Berita: Contoh Mukadimah Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Acara Islami
Berita Terkini: Contoh Mukadimah Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW yang Inspiratif
Tim SAR Gabungan Intensifkan Evakuasi Pasca Gempa NTT
Peringatan Maulid Nabi: Momen Refleksi dan Penguatan Akhlak Umat Islam
12 Peristiwa Menakjubkan Menjelang Kelahiran Nabi Muhammad SAW yang Perlu Diketahui
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso Dijatuhi Hukuman Penjara Empat Tahun atas Kasus Korupsi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:13 WIB

Instagram Luncurkan Fitur Notifikasi untuk Cegah Pencarian Konten Berbahaya di Indonesia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:13 WIB

BERITAKARAWANG.ID – 15 Dampak Buruk Jarang Keramas pada Kesehatan Rambut

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:13 WIB

Amartha 10X Run 2026: Sensasi Pasar Tradisional dalam Ajang Lari Modern

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:12 WIB

Pentingnya Diagnosis Medis dalam Terapi Hormon Pertumbuhan Anak, Menurut Prof. Aman Pulungan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:12 WIB

Fakta Menarik Pertemanan Scopper Gaban dan Silvers Rayleigh di One Piece

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:12 WIB

Yogie Nandes Luncurkan Single Terbaru ‘Menualah Denganku’, Menggugah Komitmen Cinta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:11 WIB

Ramalan Zodiak untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces: Jumat, 21 Agustus 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:11 WIB

Coldiac Siap Mengguncang Formula 1 GP Singapura 2026

Berita Terbaru