BERITAKARAWANG.ID – Xiaomi baru saja memperbarui daftar End of Life (EOL) untuk sejumlah smartphone dan tablet. Perangkat yang terdaftar tidak akan memperoleh pembaruan berkala untuk HyperOS, perbaikan bug, serta patch keamanan.
Meskipun demikian, status EOL tidak berarti perangkat tersebut tidak dapat digunakan lagi. Pengguna masih dapat mengoperasikan smartphone mereka dengan perangkat lunak terakhir yang tersedia, meskipun tanpa pembaruan yang sebelumnya rutin diterima.
Daftar HP Xiaomi yang Masuk EOL
Berikut ini adalah beberapa model Xiaomi yang tercatat dalam pembaruan daftar EOL terbaru:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Xiaomi 11 Lite 5G NE
- Xiaomi 11T
- Xiaomi 11T Pro
- Mi 11 LE
- Xiaomi 11i
- Mi 11 Ultra
- Mi 11 Pro
- Xiaomi 11i HyperCharge
- Xiaomi 12
- Xiaomi 12 Pro
- Xiaomi 12S Ultra
- Xiaomi 12 Lite
- Xiaomi Pad 6
- Xiaomi Pad 6 Pro
Daftar ini termasuk berbagai model yang dipasarkan di berbagai wilayah, termasuk Indonesia, China, Global, EEA, India, Rusia, Taiwan, dan Turki.
Untuk wilayah Indonesia, beberapa model yang tercantum dalam daftar adalah Xiaomi 11T Pro, Xiaomi 12, Xiaomi 12 Pro, dan Xiaomi 12 Lite.
Daftar HP Redmi yang Masuk EOL
Selain dari lini Xiaomi, beberapa perangkat Redmi juga telah mencapai akhir masa dukungan software. Berikut adalah daftar model yang masuk dalam pembaruan EOL tersebut:
- Redmi Note 12 5G / Redmi Note 12R Pro
- Redmi Note 12 Pro Speed
- Redmi K60
- Redmi K60E
- Redmi Note 12 Turbo
- Redmi Note 11 Pro 5G
- Redmi Note 11E Pro
- Redmi Note 11 Pro+ 5G
- Redmi 10 Power
- Redmi 10
- Redmi 10C
- Redmi Note 12T Pro
- Redmi Pad SE
- Redmi 10 5G
- Redmi 12 5G
- Redmi 12R
- Redmi Note 12R
Perlu dicatat bahwa beberapa model di atas memiliki kode wilayah tertentu, sehingga status EOL dapat bervariasi tergantung varian dan wilayah perangkat.
Untuk pasar Indonesia, sumber mencantumkan Redmi Note 11 Pro 5G dan Redmi 10C.
Apa Artinya Jika HP Xiaomi Masuk EOL?
Ketika sebuah perangkat dinyatakan masuk status End of Life, Xiaomi tidak lagi memberikan jaminan pembaruan firmware dan keamanan secara rutin untuk perangkat tersebut.
Meski begitu, pengguna masih bisa menggunakan HP mereka seperti biasa, tetapi perangkat tersebut hanya akan mendapatkan software versi terakhir yang tersedia.
Beberapa dukungan yang tidak lagi diberikan secara reguler meliputi:
- Update HyperOS
- Perbaikan bug
- Patch keamanan
- Pembaruan firmware
Oleh karena itu, status EOL menjadi salah satu aspek yang harus diperhatikan oleh pengguna yang ingin menggunakan perangkat dalam jangka panjang.
Xiaomi 12 Lite Termasuk Daftar EOL
Salah satu perangkat yang terdaftar dalam kategori ini adalah Xiaomi 12 Lite.
Smartphone ini memiliki spesifikasi yang cukup mumpuni untuk penggunaan sehari-hari, termasuk Snapdragon 778G, layar AMOLED 120Hz, dan kamera utama 108MP.
Walaupun masuk dalam daftar EOL, bukan berarti spesifikasi smartphone ini menjadi tidak relevan atau tidak bisa digunakan.
Namun, pengguna perlu mempertimbangkan bahwa dukungan software adalah bagian penting dari masa pakai smartphone, terutama jika perangkat ingin digunakan dalam waktu yang lama.
HP Xiaomi Terbaru Dapat Dukungan Lebih Panjang
Banyak perangkat yang mencapai status EOL pada 2026 adalah model yang diluncurkan sebelum Xiaomi menerapkan kebijakan dukungan software yang lebih panjang untuk sejumlah perangkat terbaru.
Smartphone generasi terbaru dari Xiaomi kini mendapatkan dukungan Android dan keamanan yang lebih lama, yang membuat masa penggunaan perangkat dari sisi software menjadi lebih panjang dibandingkan beberapa generasi sebelumnya.
Hal ini menjadi semakin penting mengingat smartphone saat ini dapat digunakan selama lima hingga enam tahun oleh sebagian pengguna. Oleh karena itu, masa dukungan software menjadi salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan saat membeli HP baru.
HP Masuk EOL Bukan Berarti Harus Langsung Ganti
Jika HP Xiaomi kamu masuk dalam daftar EOL, perangkat tersebut tidak otomatis berhenti berfungsi.
Selama hardware dan software terakhirnya masih memenuhi kebutuhan, HP tetap dapat digunakan. Namun, pengguna harus menyadari bahwa perangkat tersebut sudah tidak menerima pembaruan software reguler seperti sebelumnya.
Ketika memilih HP baru, penting untuk memperhatikan berapa lama produsen menjanjikan dukungan sistem operasi dan patch keamanan.
Dengan cara ini, perangkat tidak hanya memiliki spesifikasi menarik saat dibeli, tetapi juga tetap mendapatkan dukungan software untuk penggunaan jangka panjang.
Jadi, HP Xiaomi Kamu Masuk Daftar?
Beberapa model Xiaomi dan Redmi yang telah mencapai status EOL termasuk Xiaomi 11T Pro, Xiaomi 12, Xiaomi 12 Pro, Xiaomi 12 Lite, Redmi Note 11 Pro 5G, dan Redmi 10C untuk varian wilayah yang tercantum dalam daftar.
Jika HP kamu termasuk salah satu model tersebut, bukan berarti HP langsung tidak bisa dipakai. Perangkat masih dapat digunakan dengan software terakhir yang tersedia.
Namun, berakhirnya dukungan update menjadi tanda bahwa masa dukungan software perangkat tersebut telah selesai. Bagi pengguna yang berencana mempertahankan HP selama bertahun-tahun, faktor ini sangat penting untuk diperhitungkan.






