BERITAKARAWANG.ID – Dalam konferensi pers yang diadakan di Indonesia, Benjamin Joe, Vice President Asia Pasifik dari Meta, menyampaikan pandangannya tentang masa depan belanja dengan menekankan peran penting teknologi AI dan kreator. Ia menyebutkan bahwa belanja sosial dan keterlibatan kreator di media sosial akan menjadi pendorong utama pertumbuhan bisnis di kawasan ini.
Joe mengungkapkan klaim mengejutkan bahwa separuh konsumen di Asia Pasifik mulai menemukan dan membeli produk melalui platform media sosial. Selain itu, delapan dari sepuluh orang dilaporkan menonton livestream setiap minggu. Ini menunjukkan perubahan besar dalam perilaku belanja konsumen yang semakin beralih ke platform digital.
Data Penelitian yang Menarik
Data yang disampaikan oleh Meta berasal dari studi yang dilakukan oleh Ipsos dengan melibatkan 14.473 responden di 18 negara selama musim liburan November 2025. Meskipun hasilnya terlihat menguntungkan bagi Meta, penting untuk dicatat bahwa penelitian ini tidak dilakukan secara independen, sehingga perlu diinterpretasikan dengan hati-hati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Joe juga menjelaskan bahwa tingkat kepercayaan konsumen terhadap rekomendasi dari kreator di media sosial berada pada posisi tertinggi di dunia. Hal ini menunjukkan bahwa kreator memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk keputusan beli konsumen.
Memperkuat Ekosistem Bisnis
Dalam penjelasannya, Joe menekankan pentingnya ekosistem yang menghubungkan berbagai elemen seperti livestream, chat, dan transaksi. Ia menyatakan, “Setiap tahapan saling terhubung dan memperkuat tahapan berikutnya,” yang mengindikasikan bahwa semakin banyak titik kontak antara pengguna dan bisnis, semakin sulit bagi mereka untuk keluar dari ekosistem Meta.
Perkembangan Teknologi AI
Berbicara tentang teknologi AI, Joe mencatat pergeseran dari tahun lalu. “Tahun lalu masih dalam tahap eksperimen, tetapi tahun ini klien mulai bertanya seberapa cepat AI dapat diintegrasikan secara penuh dalam bisnis mereka,” ujarnya. Ini menunjukkan bahwa permintaan untuk solusi berbasis AI semakin meningkat di kalangan pelaku bisnis.
Meta melaporkan pertumbuhan pendapatan sebesar 28% secara tahunan, dengan 3,6 miliar pengguna aktif yang menggunakan setidaknya satu aplikasi Meta setiap harinya. Selain itu, sekitar sembilan juta usaha kecil di seluruh dunia telah memanfaatkan alat kreatif berbasis AI untuk membuat iklan, sementara penggunaan fitur pembuatan gambar meningkat dua kali lipat dalam satu kuartal terakhir.
Kesimpulan
Dengan data yang menunjukkan potensi besar dalam belanja sosial dan keterlibatan kreator, Meta tampaknya berada pada posisi yang kuat untuk memanfaatkan tren ini. Namun, penting bagi bisnis untuk mempertimbangkan risiko terkait ketergantungan pada satu platform dan menilai secara kritis data yang disajikan.
FAQ
Apa yang diungkapkan Benjamin Joe mengenai masa depan belanja?
Benjamin Joe menyatakan bahwa AI dan keterlibatan kreator di media sosial akan menjadi pendorong utama pertumbuhan bisnis di Asia Pasifik.
Dari mana data yang disampaikan oleh Meta berasal?
Data tersebut berasal dari studi yang dilakukan oleh Ipsos dengan melibatkan 14.473 responden di 18 negara pada musim liburan November 2025.
Bagaimana tingkat kepercayaan konsumen terhadap rekomendasi kreator?
Tingkat kepercayaan konsumen terhadap rekomendasi kreator di media sosial berada pada posisi tertinggi di dunia.
Apa yang dikemukakan Joe tentang integrasi AI?
Joe mencatat bahwa tahun ini klien mulai bertanya seberapa cepat AI dapat diintegrasikan secara penuh dalam bisnis mereka, menunjukkan meningkatnya permintaan untuk solusi berbasis AI.
Bagaimana pertumbuhan pendapatan Meta?
Meta melaporkan pertumbuhan pendapatan sebesar 28% secara tahunan, dengan 3,6 miliar pengguna aktif yang menggunakan setidaknya satu aplikasi Meta setiap harinya.






