BERITAKARAWANG.ID – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menegaskan perlunya tindakan tegas dari aparat penegak hukum (APH) terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerahnya. Dalam pernyataannya, Muhidin menekankan bahwa hukum harus diterapkan tanpa pandang bulu, baik kepada individu maupun perusahaan yang terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut.
Seruan untuk Penegakan Hukum yang Kuat
Dalam sebuah sesi wawancara pada Kamis (20/8), Gubernur Muhidin mengungkapkan, “Kita telah meminta aparat penegak hukum untuk mengusut dan menindak secara tegas setiap pelaku pembakaran hutan dan lahan, termasuk apabila ditemukan keterlibatan perusahaan. Kita tidak ingin karhutla terus meluas dan menimbulkan dampak kerugian bagi masyarakat maupun lingkungan.”
Peran Masyarakat dalam Pencegahan Karhutla
Gubernur juga menekankan bahwa penanganan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Ia mengajak berbagai elemen masyarakat, termasuk sektor swasta, mahasiswa, dan instansi terkait, untuk aktif berperan dalam upaya pencegahan kebakaran hutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pencegahan jauh lebih baik daripada kita harus menghadapi kebakaran yang sudah meluas. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah karhutla di Kalimantan Selatan,” ungkapnya.
Pentingnya Perlindungan Kesehatan Masyarakat
Di samping fokus pada penegakan hukum, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga menyatakan komitmennya untuk melindungi kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan telah diinstruksikan untuk mendistribusikan masker guna mengurangi dampak dari paparan asap akibat kebakaran. Selain itu, Dinas Pendidikan juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penurunan kualitas udara di sekolah-sekolah.
Respons dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Ronny Eka Saputra, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, menyatakan bahwa situasi karhutla dan kabut asap di wilayah tersebut semakin mengkhawatirkan. Ia mengungkapkan bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengirimkan tambahan bantuan armada udara untuk membantu memadamkan api.
Saat ini, terdapat tiga helikopter water bombing dan satu helikopter patroli yang dikerahkan untuk memadamkan titik api di Kalimantan Selatan. Namun, Ronny mengakui adanya kendala teknis yang dihadapi di lapangan.
Kesimpulan
Kebakaran hutan dan lahan menjadi masalah serius yang mempengaruhi masyarakat dan lingkungan. Tindakan tegas dan kolaborasi semua pihak diperlukan untuk mencegah dan mengatasi masalah ini agar tidak berdampak lebih luas. Dengan dukungan masyarakat dan penegakan hukum yang ketat, diharapkan situasi karhutla di Kalimantan Selatan dapat dikelola dengan lebih baik.






