Pembangunan Taman Ade Irma di Karawang: Ruang Publik Ramah Keluarga Segera Hadir

- Penulis Berita

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAKARAWANG.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sedang melaksanakan proyek pembangunan Taman Ade Irma, sebuah taman di pusat kota yang dirancang untuk menjadi ruang publik bagi seluruh masyarakat. Proyek ini melibatkan kolaborasi dengan sejumlah perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan bahwa taman ini akan menjadi tempat berkumpul yang nyaman bagi semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia. “Taman kita ini nantinya akan menjadi ruang publik yang bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya saat konferensi pers di Karawang pada Rabu.

Pembangunan Taman Ade Irma, yang sebelumnya dikenal sebagai Taman Bencong, memiliki luas sekitar 7.600 meter persegi. Proses pembangunan dilakukan secara bertahap, dengan penataan awal yang sedang berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Target Penyelesaian Pembangunan

Bupati Aep menambahkan bahwa target penyelesaian proyek ini adalah akhir tahun ini. Setelah revitalisasi selesai, taman ini diharapkan bisa menjadi ruang publik yang menarik bagi masyarakat dari berbagai usia.

Rencana pembangunan selanjutnya mencakup area gym, plaza, playground, dan kawasan khusus untuk lansia. Semua itu akan dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai perusahaan yang telah berkomitmen untuk mendukung proyek ini.

Anggaran dan Proyeksi Waktu

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Keanekaragaman Hayati Dinas Lingkungan Hidup Karawang, Agus Mustaqim, mengungkapkan bahwa anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan Taman Ade Irma diperkirakan mencapai sekitar Rp4,5 miliar. Pemkab Karawang menargetkan seluruh pekerjaan akan selesai pada akhir tahun 2026. Namun, jika ada kendala, proyek ini dipastikan akan rampung paling lambat pada awal tahun 2027.

Dukungan dari Perusahaan

Agus Mustaqim juga menyampaikan bahwa sejumlah perusahaan telah menyatakan kesediaan mereka untuk berkontribusi dalam percepatan pembangunan taman ini. Dukungan tersebut menunjukkan komitmen masyarakat dan sektor swasta dalam meningkatkan kualitas ruang publik di Karawang.

Keberlanjutan Proyek Ruang Publik

Pembangunan Taman Ade Irma merupakan bagian dari upaya Pemkab Karawang untuk memperbaiki ruang terbuka hijau di kota dan memberikan fasilitas yang lebih baik bagi masyarakat. Proyek ini diharapkan tidak hanya memberikan kenyamanan bagi warga, tetapi juga meningkatkan estetika kota.

Dengan adanya taman ini, diharapkan akan terbentuk interaksi sosial yang lebih baik antarwarga, serta memberikan tempat beraktivitas yang sehat bagi masyarakat.

Kesimpulan

Pembangunan Taman Ade Irma di Karawang menjadi langkah positif dalam menciptakan ruang publik yang ramah dan dapat dinikmati semua kalangan. Dengan dukungan dari berbagai perusahaan dan komitmen pemerintah, diharapkan taman ini dapat segera dinikmati oleh masyarakat Karawang.

FAQ

Apa yang dimaksud dengan Taman Ade Irma?

Taman Ade Irma adalah taman publik yang sedang dibangun di pusat Karawang, dirancang untuk menjadi ruang terbuka hijau bagi masyarakat.

Kapan target penyelesaian pembangunan taman ini?

Target penyelesaian pembangunan Taman Ade Irma adalah akhir tahun 2026, dengan kemungkinan paling lambat awal tahun 2027.

Siapa yang terlibat dalam pembangunan Taman Ade Irma?

Pembangunan Taman Ade Irma melibatkan pemerintah daerah dan sejumlah perusahaan yang berpartisipasi melalui program tanggung jawab sosial.

Berapa anggaran yang diperlukan untuk pembangunan taman ini?

Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan Taman Ade Irma diperkirakan sekitar Rp4,5 miliar.

Apa saja fasilitas yang akan ada di Taman Ade Irma?

Fasilitas yang direncanakan mencakup area gym, plaza, playground, dan kawasan khusus untuk lansia.

Berita Terkait

AS Gandakan Program Buyback Obligasi, Purbaya: Indonesia Jadi Contoh
Fitur Unggulan Omoda O4: Mobil Listrik AI Terjangkau dengan Jarak Tempuh Jauh
Purbaya Yudhi Sadewa: Dana Rp44 Miliar untuk Bencana NTT Sudah Ditransfer Sejak Awal Agustus
Demon Hunter Ajukan Gugatan Terhadap Netflix Terkait Film Kpop Demon Hunters
Indonesia Coffee Expo 2026: Pameran Kopi Terbesar di Jakarta Akan Datang
Alwi Farhan Melaju ke Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026, Harapan Indonesia Masih Terjaga
Tragedi Kecelakaan di Jalan Ness: Mobil Tergelincir Masuk Jurang, Satu Tewas
Cuaca Panas Ekstrem Mengancam Kualitas Obat dan Vaksin: Pentingnya Rantai Dingin
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:22 WIB

AS Gandakan Program Buyback Obligasi, Purbaya: Indonesia Jadi Contoh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:22 WIB

Fitur Unggulan Omoda O4: Mobil Listrik AI Terjangkau dengan Jarak Tempuh Jauh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa: Dana Rp44 Miliar untuk Bencana NTT Sudah Ditransfer Sejak Awal Agustus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Demon Hunter Ajukan Gugatan Terhadap Netflix Terkait Film Kpop Demon Hunters

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Indonesia Coffee Expo 2026: Pameran Kopi Terbesar di Jakarta Akan Datang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Tragedi Kecelakaan di Jalan Ness: Mobil Tergelincir Masuk Jurang, Satu Tewas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Cuaca Panas Ekstrem Mengancam Kualitas Obat dan Vaksin: Pentingnya Rantai Dingin

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik Jarak Pendek, Tindakan Provokatif di Tengah Ketegangan Global

Berita Terbaru