Tiga Anggota Sindikat Perampokan Nasabah Bank Ditangkap di Karawang

- Penulis Berita

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAKARAWANG.ID – Kepolisian Resor Karawang berhasil menangkap tiga anggota sindikat kejahatan yang dikenal sebagai spesialis pecah kaca, gembos ban, dan perampokan nasabah bank di wilayah Karawang. Penangkapan ini dilakukan setelah mereka berusaha merampok seorang nasabah yang baru saja mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Bank BJB.

Awalnya, pada Kamis (21/9), polisi melakukan pengintaian ketika seorang nasabah membawa uang tunai sebesar Rp 400 juta. Saat nasabah tersebut berhenti di lampu merah Pemda Karawang, kendaraan mereka tiba-tiba tertancap dua paku. Beruntung, polisi yang berpakaian preman segera mengintervensi sebelum pelaku sempat melancarkan aksinya.

Setelah tindakan preventif tersebut, pelaku melarikan diri. Namun, polisi tidak tinggal diam dan langsung melakukan pengejaran. Di Jalan Karang Indah, salah satu pelaku, Eko Ryan Syahputra (25), terjatuh dari motornya dan berhasil ditangkap. Dari penangkapan ini, polisi mendapatkan informasi mengenai anggota lain dari kelompok tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi kemudian melanjutkan pencarian ke desa Kamurang, Kecamatan Tirtamulya, dan berhasil menangkap pelaku lain bernama Alamsyah alias Amin. Pengejaran berlanjut ke Pebayuran, Kabupaten Bekasi, di mana pelaku bernama Sandi berusaha melarikan diri dengan menabrakan motornya ke arah petugas. Dalam situasi berbahaya ini, polisi terpaksa melepaskan tembakan yang mengenai dahi Sandi, sehingga ia terpaksa dilarikan ke RSUD Karawang untuk perawatan.

Sementara itu, dua pelaku lainnya, Dodi Hariansya dan Ferry, masih dalam pencarian dan terdaftar sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Dari rumah Dodi, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang mengindikasikan keterlibatan mereka dalam sindikat ini.

Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waloya, mengungkapkan bahwa sindikat ini berasal dari Palembang dan telah melakukan aksi kejahatan di delapan lokasi dengan modus operandi yang beragam. “Mereka menggunakan tiga metode, yaitu mengancam korban dengan senjata tajam, merusak kaca mobil, dan menggembosi ban untuk melakukan perampokan,” jelasnya.

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat Karawang agar lebih berhati-hati, terutama saat membawa uang dalam jumlah besar. “Kami mengimbau agar warga yang merasa perlu, dapat meminta pengawalan dari kepolisian tanpa biaya. Ini adalah bentuk pelayanan kami kepada masyarakat,” tambahnya, seraya menegaskan bahwa para pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Sementara itu, Eko Syahputra, salah satu pelaku yang ditangkap, mengaku bahwa mereka sudah melakukan aksi kejahatan ini sejak April 2018. “Kami baru saja mengambil uang sebesar Rp 100 juta, kami berempat,” ungkapnya. Penangkapan ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan lainnya dan meningkatkan keamanan bagi masyarakat.

FAQ

Apa yang dilakukan sindikat perampokan ini?

Sindikat ini melakukan perampokan nasabah bank dengan modus pecah kaca, gembos ban, dan ancaman senjata tajam.

Apa yang terjadi saat penangkapan pelaku?

Salah satu pelaku terpaksa ditembak karena berusaha melawan saat ditangkap oleh polisi.

Berapa jumlah uang yang dicuri oleh sindikat ini?

Sindikat ini telah melakukan aksi kejahatan dengan total uang yang dicuri mencapai ratusan juta rupiah.

Apa saran polisi untuk masyarakat yang membawa uang banyak?

Polisi menyarankan agar masyarakat meminta pengawalan jika membawa uang dalam jumlah besar.

Apakah ada pelaku lain yang masih buron?

Ya, dua pelaku lainnya masih dalam pencarian dan terdaftar sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Berita Terkait

AS Gandakan Program Buyback Obligasi, Purbaya: Indonesia Jadi Contoh
Fitur Unggulan Omoda O4: Mobil Listrik AI Terjangkau dengan Jarak Tempuh Jauh
Purbaya Yudhi Sadewa: Dana Rp44 Miliar untuk Bencana NTT Sudah Ditransfer Sejak Awal Agustus
Demon Hunter Ajukan Gugatan Terhadap Netflix Terkait Film Kpop Demon Hunters
Indonesia Coffee Expo 2026: Pameran Kopi Terbesar di Jakarta Akan Datang
Alwi Farhan Melaju ke Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026, Harapan Indonesia Masih Terjaga
Tragedi Kecelakaan di Jalan Ness: Mobil Tergelincir Masuk Jurang, Satu Tewas
Cuaca Panas Ekstrem Mengancam Kualitas Obat dan Vaksin: Pentingnya Rantai Dingin
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Fakta Menarik Tentang Wendy’s yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Tips Ahli: Cara Menanak Nasi Sempurna Tanpa Kesalahan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Haka Resto Tawarkan Paket Makan Malam Romantis untuk Pasangan di Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Justus Steakhouse Resmi Buka Outlet ke-12 di Alam Sutera, Sediakan Steak Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Koki Italia Ungkap Kesalahan Umum dalam Membuat Spaghetti Bolognese

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Berita Karawang: Cara Mudah Membuat Teh Boba Sehat di Rumah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Kreatifitas Menu Sehat: Kaki Naga Isi Bayam untuk Anak Susah Makan Sayur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Menu Sehat dan Lezat: Resep Bakso Sayur Umami untuk Keluarga

Berita Terbaru

Kuliner

Tips Ahli: Cara Menanak Nasi Sempurna Tanpa Kesalahan

Sabtu, 22 Agu 2026 - 00:26 WIB