Wali Kota Sorong Tegaskan Komitmen Perbaikan Tata Kelola dan Transparansi Anggaran

- Penulis Berita

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAKARAWANG.ID – Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, mengungkapkan komitmen Pemerintah Kota Sorong untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan, pengelolaan keuangan daerah, dan transparansi anggaran. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Pleno XIV Paripurna X yang berlangsung pada Kamis (20/8) di Gedung DPR Kota Sorong.

Apresiasi terhadap Masukan DPRD

Dalam kesempatan tersebut, Septinus menyampaikan apresiasi terhadap berbagai masukan, saran, dan kritik yang diberikan oleh fraksi-fraksi serta kelompok khusus DPR Kota Sorong. Menurutnya, pandangan dan rekomendasi dari DPRD sangat penting sebagai bagian dari fungsi pengawasan yang dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.

Data Pendukung Kebijakan yang Akurat

Menanggapi saran dari Fraksi Golongan Karya dan Fraksi PKS, Wali Kota mengindikasikan bahwa pemerintah daerah akan memperkuat penyediaan data yang mendukung setiap kebijakan. Data yang digunakan harus lengkap, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Realisasi Anggaran yang Surplus

Terkait dengan situasi di mana realisasi belanja lebih tinggi daripada pendapatan, pemerintah menyebutkan bahwa kondisi tersebut dapat ditutupi melalui pembiayaan, sehingga hasil akhirnya tetap surplus. Selain itu, catatan serta rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) untuk laporan keuangan Tahun Anggaran 2025 akan disampaikan secara terbuka dalam proses pembahasan selanjutnya.

Perencanaan Strategis untuk Meningkatkan Penyerapan Anggaran

Saat menanggapi Fraksi Gerakan Indonesia Maju, Pemkot Sorong bertekad untuk memperkuat perencanaan strategis serta pengukuran target, agar penyerapan anggaran dapat lebih optimal. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi potensi keterlambatan dalam pelaksanaan program, terutama pada pembangunan infrastruktur.

Tindak Lanjut Terhadap Catatan Fraksi APPSA

Menanggapi catatan dari Fraksi Amanat Perjuangan Persatuan Bangsa (APPSA), pemerintah akan menindaklanjuti beberapa poin penting. Hal ini meliputi sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA), pendapatan asli daerah (PAD), serta intensifikasi dan digitalisasi PAD. Selain itu, penataan belanja pegawai dan keterbukaan akses laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) juga menjadi fokus perhatian.

Komitmen Terhadap Program untuk Masyarakat

Pemerintah Kota Sorong juga menegaskan bahwa sejumlah program yang menyasar masyarakat akan tetap menjadi perhatian utama. Di antara program-program tersebut adalah pembangunan pasar bagi mama-mama orang asli Papua (OAP), pemberian beasiswa untuk anak-anak Suku Moi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia OAP dan pelayanan kesehatan.

Pemenuhan Komitmen APBD

Septinus menegaskan bahwa pelaksanaan program akan disesuaikan dengan kemampuan APBD, dan akan memperhatikan catatan mengenai realisasi APBD, efektivitas pengendalian internal, serta penetapan program prioritas. “Kami berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan agar semakin efektif, efisien, dan transparan,” ujarnya.

Menjaga Opini WTP dari BPK RI

Wali Kota juga menegaskan pentingnya mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Provinsi Papua Barat Daya. Hal ini menjadi salah satu indikator keberhasilan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Peserta Rapat Pleno

Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sorong Anshar Karim, Ketua DPR Kota Sorong Jhon Lewerissa, serta beberapa wakil ketua DPR Kota Sorong dan jajaran pemerintah daerah. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pemerintahan dan pelayanan publik di Kota Sorong.

Dengan langkah-langkah yang diambil, Pemerintah Kota Sorong berharap dapat membangun kepercayaan masyarakat melalui transparansi dan akuntabilitas yang lebih baik dalam pengelolaan anggaran dan penyelenggaraan pemerintahan.

Berita Terkait

AS Gandakan Program Buyback Obligasi, Purbaya: Indonesia Jadi Contoh
Fitur Unggulan Omoda O4: Mobil Listrik AI Terjangkau dengan Jarak Tempuh Jauh
Purbaya Yudhi Sadewa: Dana Rp44 Miliar untuk Bencana NTT Sudah Ditransfer Sejak Awal Agustus
Demon Hunter Ajukan Gugatan Terhadap Netflix Terkait Film Kpop Demon Hunters
Indonesia Coffee Expo 2026: Pameran Kopi Terbesar di Jakarta Akan Datang
Alwi Farhan Melaju ke Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026, Harapan Indonesia Masih Terjaga
Tragedi Kecelakaan di Jalan Ness: Mobil Tergelincir Masuk Jurang, Satu Tewas
Cuaca Panas Ekstrem Mengancam Kualitas Obat dan Vaksin: Pentingnya Rantai Dingin
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:22 WIB

AS Gandakan Program Buyback Obligasi, Purbaya: Indonesia Jadi Contoh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:22 WIB

Fitur Unggulan Omoda O4: Mobil Listrik AI Terjangkau dengan Jarak Tempuh Jauh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa: Dana Rp44 Miliar untuk Bencana NTT Sudah Ditransfer Sejak Awal Agustus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Demon Hunter Ajukan Gugatan Terhadap Netflix Terkait Film Kpop Demon Hunters

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Indonesia Coffee Expo 2026: Pameran Kopi Terbesar di Jakarta Akan Datang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Tragedi Kecelakaan di Jalan Ness: Mobil Tergelincir Masuk Jurang, Satu Tewas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Cuaca Panas Ekstrem Mengancam Kualitas Obat dan Vaksin: Pentingnya Rantai Dingin

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik Jarak Pendek, Tindakan Provokatif di Tengah Ketegangan Global

Berita Terbaru