Nick Kyrgios Positif Doping: Ancaman Akhir Karier Sang Bad Boy Tenis

- Penulis Berita

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAKARAWANG.ID – Nick Kyrgios, petenis asal Australia, kini berada di ujung tanduk kariernya setelah dinyatakan positif mengandung metabolit kokain saat berlaga di Mallorca Terbuka pada bulan Juni lalu. Dalam sebuah pernyataan di media sosial, Kyrgios mengakui perbuatannya dan menyebutnya sebagai “kesalahan besar”, serta menyatakan bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut.

Pemain berusia 31 tahun ini sebelumnya pernah mengungkapkan bahwa kemungkinannya untuk terus bermain tenis hingga usia 30-an sangat kecil. Ironisnya, saat dia berjuang untuk pulih dari cedera lutut dan pergelangan tangan yang serius, skandal doping ini justru mengancam akhir kariernya.

Ancaman Sanksi dan Proses Hukum

Kyrgios saat ini tengah menjalani suspensi sementara hingga penyelidikan mengenai kasusnya selesai. Dia menghadapi kemungkinan larangan bertanding hingga empat tahun. Namun, terdapat celah hukum yang bisa meringankan hukumannya jika dia dapat membuktikan bahwa konsumsi zat terlarang tersebut terjadi di luar periode kompetisi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika berhasil, sanksi yang dijatuhkan bisa dipangkas menjadi maksimum tiga bulan. Namun, proses hukum ini diperkirakan akan berlangsung cukup lama.

Rekam Jejak Kontroversi Kyrgios

Nick Kyrgios dikenal sebagai sosok kontroversial di dunia tenis, memiliki bakat luar biasa namun sering terlibat dalam masalah disiplin. Ia pernah mengalahkan Rafael Nadal di Wimbledon pada debutnya, namun perilakunya yang kerap mengundang perhatian negatif juga tak kalah banyak. Berikut adalah beberapa insiden yang mencoreng namanya:

Tahun Insiden Sanksi
2015 Komentar tidak pantas kepada pacar Stan Wawrinka Larangan bertanding 28 hari (ditangguhkan)
2016 Perilaku buruk di Shanghai Masters Larangan 8 minggu (dikurangi menjadi 3 minggu setelah konseling)
2019 Melempar kursi dan pelecehan verbal wasit Denda Rp1,7 miliar dan larangan 16 minggu (ditangguhkan)
2023 Mengaku melakukan penyerangan terhadap mantan kekasih Bebas dari catatan kriminal
2024 Positif metabolit kokain Suspensi sementara (proses hukum berjalan)

Kesehatan Mental dan Perjuangan Pribadi

Kyrgios juga mengakui bahwa masalah mentalnya telah menjadi beban berat selama kariernya. Dalam dokumenter Netflix “Break Point”, ia menyebutkan bahwa 2019 merupakan tahun terburuk dalam hidupnya, ketika ia terjerat dalam penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan. Bahkan, ia sempat menjalani perawatan di rumah sakit jiwa di London.

Kritik terhadap Sistem Antidoping

Menariknya, sebelum terlibat dalam kasus doping ini, Kyrgios merupakan salah satu kritikus terkuat terhadap sistem antidoping dalam tenis. Ia sering mengecam perlakuan yang tidak adil dalam penjatuhan sanksi, seperti yang dialami oleh beberapa pemain lain.

“Hari yang menyedihkan bagi tenis. Keadilan dalam tenis itu tidak ada,” tulisnya saat menanggapi hukuman ringan yang diterima pemain lain.

Kesimpulan

Dengan segala kontroversi dan perjuangan yang dihadapinya, masa depan Nick Kyrgios dalam dunia tenis kini tergantung pada hasil penyelidikan dan keputusan hukum yang akan diambil. Dia menyatakan akan menarik diri dari kehidupan publik selama 28 hari untuk fokus memperbaiki diri sebelum mencoba kembali ke lapangan.

Berita Terkait

AS Gandakan Program Buyback Obligasi, Purbaya: Indonesia Jadi Contoh
Fitur Unggulan Omoda O4: Mobil Listrik AI Terjangkau dengan Jarak Tempuh Jauh
Purbaya Yudhi Sadewa: Dana Rp44 Miliar untuk Bencana NTT Sudah Ditransfer Sejak Awal Agustus
Demon Hunter Ajukan Gugatan Terhadap Netflix Terkait Film Kpop Demon Hunters
Indonesia Coffee Expo 2026: Pameran Kopi Terbesar di Jakarta Akan Datang
Alwi Farhan Melaju ke Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026, Harapan Indonesia Masih Terjaga
Tragedi Kecelakaan di Jalan Ness: Mobil Tergelincir Masuk Jurang, Satu Tewas
Cuaca Panas Ekstrem Mengancam Kualitas Obat dan Vaksin: Pentingnya Rantai Dingin
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Fakta Menarik Tentang Wendy’s yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Tips Ahli: Cara Menanak Nasi Sempurna Tanpa Kesalahan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Haka Resto Tawarkan Paket Makan Malam Romantis untuk Pasangan di Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Justus Steakhouse Resmi Buka Outlet ke-12 di Alam Sutera, Sediakan Steak Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Koki Italia Ungkap Kesalahan Umum dalam Membuat Spaghetti Bolognese

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Berita Karawang: Cara Mudah Membuat Teh Boba Sehat di Rumah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Kreatifitas Menu Sehat: Kaki Naga Isi Bayam untuk Anak Susah Makan Sayur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Menu Sehat dan Lezat: Resep Bakso Sayur Umami untuk Keluarga

Berita Terbaru

Kuliner

Tips Ahli: Cara Menanak Nasi Sempurna Tanpa Kesalahan

Sabtu, 22 Agu 2026 - 00:26 WIB