Beritakarawang.id: Mengungkap Rantai Panjang Proses Ayam Goreng McDonald’s yang Renyah dan Berkualitas

- Penulis Berita

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAKARAWANG.ID – Dalam industri restoran cepat saji, menjaga kualitas produk adalah hal yang sangat penting. Salah satu contoh nyata adalah McDonald’s Indonesia, yang telah memperkenalkan Ayam Krispy sejak tahun 1999. Proses produksi Ayam Krispy ini melibatkan rantai panjang yang memastikan setiap potong ayam yang disajikan kepada pelanggan tetap konsisten dan berkualitas.

Proses dari Peternakan hingga Meja Pelanggan

Rantai pasok Ayam Krispy McDonald’s dimulai dari peternakan. McDonald’s Indonesia menjamin penggunaan 100% ayam segar dari peternak lokal yang memenuhi standar biosecurity, kesehatan hewan, dan prinsip Halalan Thoyyiban. Penggunaan ayam segar ini penting untuk menjaga kualitas dan cita rasa dari hidangan yang disajikan.

Setelah ayam dipotong di Rumah Potong Ayam (RPA), proses distribusi dimulai. Ayam tersebut didistribusikan dengan kendaraan berpendingin untuk menjaga suhu dan kualitas. Sesampainya di restoran, setiap kru memeriksa kualitas, suhu, dan kondisi produk sebelum disimpan, memastikan bahwa cold chain tetap terjaga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengendalian Kualitas yang Ketat

Sistem pengendalian kualitas di McDonald’s bukan hanya sekadar teori. Imam Gazali, Quality Assurance Manager PT Rekso Nasional Food, mengungkapkan bahwa kualitas adalah hasil dari disiplin dan konsistensi di setiap tahap. Mereka menerapkan sistem quality assurance yang terintegrasi untuk memastikan bahwa setiap Ayam Krispy memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan.

Teknik Pengolahan Ayam yang Unggul

Proses pengolahan Ayam Krispy juga sangat terstandarisasi. Ayam direndam dalam air dingin bersuhu 1–4 derajat Celsius sebelum melalui proses penepungan dua kali. Ini bertujuan untuk menciptakan lapisan renyah yang merata. Penggorengan dilakukan dengan minyak bersertifikat RSPO, menjaga standar keamanan pangan.

Selain itu, sistem Digital Food Safety diterapkan untuk memantau suhu penyimpanan dan memastikan kepatuhan terhadap standar keamanan pangan secara real-time. Dengan sistem traceability, bahan baku dapat ditelusuri sepanjang rantai pasok, mendukung pengawasan kualitas yang ketat.

Kru yang Terlatih Khusus

McDonald’s juga memiliki kru bersertifikasi khusus yang dikenal sebagai Ciken Ekspert Ofiser (CEO). Mereka bertanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap potong Ayam Krispy yang disajikan memenuhi standar kualitas. Untuk menjadi CEO, kru harus menjalani pelatihan intensif dan verifikasi kompetensi, sehingga mereka benar-benar memahami proses dan tanggung jawab mereka.

Narman, salah satu CEO dari McDonald’s Duren Sawit, menyatakan kebanggaannya untuk dipercaya dalam peran tersebut. “Ini adalah pencapaian dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Konsistensi dalam Setiap Sajian

Konsistensi dalam penyajian Ayam Krispy bukan hanya berfokus pada resep, tetapi juga mencakup seluruh proses dari bahan baku, rantai dingin, distribusi, sampai kepada pengolahan. Caroline Kurniadjaja, Associate Director of Marketing McDonald’s Indonesia, menegaskan bahwa menjaga standar operasional yang konsisten dan pengembangan kompetensi kru adalah kunci untuk menyajikan hidangan berkualitas.

Untuk memperkenalkan proses ini kepada pelanggan, McDonald’s Indonesia mengadakan program CEO Menyapa, di mana pelanggan dapat bertemu langsung dengan CEO dan mendengarkan penjelasan tentang proses menjaga kualitas Ayam Krispy McD.

Kesimpulan

Proses panjang yang dilalui Ayam Krispy McDonald’s menunjukkan betapa rumit dan pentingnya pengendalian kualitas dalam industri restoran cepat saji. Dari peternakan hingga meja pelanggan, setiap langkah dirancang untuk menjaga kualitas dan konsistensi, memastikan bahwa setiap pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik.

Berita Terkait

AS Gandakan Program Buyback Obligasi, Purbaya: Indonesia Jadi Contoh
Fitur Unggulan Omoda O4: Mobil Listrik AI Terjangkau dengan Jarak Tempuh Jauh
Purbaya Yudhi Sadewa: Dana Rp44 Miliar untuk Bencana NTT Sudah Ditransfer Sejak Awal Agustus
Demon Hunter Ajukan Gugatan Terhadap Netflix Terkait Film Kpop Demon Hunters
Indonesia Coffee Expo 2026: Pameran Kopi Terbesar di Jakarta Akan Datang
Alwi Farhan Melaju ke Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026, Harapan Indonesia Masih Terjaga
Tragedi Kecelakaan di Jalan Ness: Mobil Tergelincir Masuk Jurang, Satu Tewas
Cuaca Panas Ekstrem Mengancam Kualitas Obat dan Vaksin: Pentingnya Rantai Dingin
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Fakta Menarik Tentang Wendy’s yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Tips Ahli: Cara Menanak Nasi Sempurna Tanpa Kesalahan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Haka Resto Tawarkan Paket Makan Malam Romantis untuk Pasangan di Jakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Justus Steakhouse Resmi Buka Outlet ke-12 di Alam Sutera, Sediakan Steak Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Koki Italia Ungkap Kesalahan Umum dalam Membuat Spaghetti Bolognese

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Berita Karawang: Cara Mudah Membuat Teh Boba Sehat di Rumah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Kreatifitas Menu Sehat: Kaki Naga Isi Bayam untuk Anak Susah Makan Sayur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Menu Sehat dan Lezat: Resep Bakso Sayur Umami untuk Keluarga

Berita Terbaru

Kuliner

Tips Ahli: Cara Menanak Nasi Sempurna Tanpa Kesalahan

Sabtu, 22 Agu 2026 - 00:26 WIB