Wapres Gibran Mengakui Kekurangan dalam Penanganan Gempa NTT

- Penulis Berita

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAKARAWANG.ID – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengakui adanya kekurangan dalam penanganan dampak gempa bumi yang melanda Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pernyataan tersebut disampaikan saat ia meninjau posko pengungsian di Stadion Gelora Samador, Maumere, pada Kamis (20/8).

Dalam kunjungan itu, Gibran didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, dan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena. Ia meluangkan waktu untuk berbincang dengan para pengungsi guna memahami kondisi serta kebutuhan mereka setelah bencana.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika masih ada kekurangan di lapangan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” ujar Gibran. Ia menekankan bahwa seluruh langkah penanganan darurat harus memastikan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan mendesak bagi masyarakat yang terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wapres Gibran juga meminta agar kebutuhan dasar para pengungsi, seperti makanan, air bersih, toilet, obat-obatan, dan layanan kesehatan, segera dipenuhi. Ia menyoroti pentingnya perhatian khusus kepada kelompok rentan seperti ibu hamil, lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak yang harus didata dan dipantau dengan baik.

Dalam pernyataannya, Gibran memastikan bahwa pemerintah tidak akan meninggalkan masyarakat Sikka dalam menghadapi dampak bencana. Ia berjanji bahwa penanganan darurat akan dilakukan secara maksimal dan mempersiapkan pemulihan pascabencana.

“Kami tidak akan biarkan masyarakat NTT sendirian. Negara hadir dan akan terus bersama masyarakat,” tegasnya. Gibran mengingatkan warga yang masih berada di pengungsian untuk tidak terburu-buru kembali ke rumah yang rusak karena potensi gempa susulan masih ada.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran juga menyaksikan kegiatan pendampingan psikososial bagi anak-anak terdampak yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan trauma healing melalui bernyanyi dan bermain tebak-tebakan.

Di akhir kunjungannya, Gibran mendoakan agar masyarakat NTT yang terdampak gempa, khususnya mereka yang kehilangan anggota keluarga dan tempat tinggal, diberikan kekuatan dan keselamatan.

FAQ

Apa yang disampaikan Wapres Gibran terkait penanganan gempa NTT?

Wapres Gibran menyatakan adanya kekurangan dalam penanganan dampak gempa dan meminta maaf kepada masyarakat.

Apa yang menjadi prioritas dalam penanganan darurat gempa?

Keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan mendesak menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat.

Siapa saja yang mendampingi Wapres Gibran dalam kunjungannya?

Wapres Gibran didampingi oleh Menko PMK Pratikno, Kepala BNPB Suharyanto, dan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena.

Apa yang dilakukan Wapres Gibran untuk anak-anak terdampak bencana?

Gibran menyaksikan kegiatan pendampingan psikososial yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Apa yang diharapkan Wapres Gibran untuk masyarakat NTT yang terdampak?

Gibran berharap agar masyarakat NTT diberikan kekuatan dan keselamatan serta penanganan dan pemulihan bisa berjalan dengan baik.

Berita Terkait

AS Gandakan Program Buyback Obligasi, Purbaya: Indonesia Jadi Contoh
Fitur Unggulan Omoda O4: Mobil Listrik AI Terjangkau dengan Jarak Tempuh Jauh
Purbaya Yudhi Sadewa: Dana Rp44 Miliar untuk Bencana NTT Sudah Ditransfer Sejak Awal Agustus
Demon Hunter Ajukan Gugatan Terhadap Netflix Terkait Film Kpop Demon Hunters
Indonesia Coffee Expo 2026: Pameran Kopi Terbesar di Jakarta Akan Datang
Alwi Farhan Melaju ke Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026, Harapan Indonesia Masih Terjaga
Tragedi Kecelakaan di Jalan Ness: Mobil Tergelincir Masuk Jurang, Satu Tewas
Cuaca Panas Ekstrem Mengancam Kualitas Obat dan Vaksin: Pentingnya Rantai Dingin
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:22 WIB

AS Gandakan Program Buyback Obligasi, Purbaya: Indonesia Jadi Contoh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:22 WIB

Fitur Unggulan Omoda O4: Mobil Listrik AI Terjangkau dengan Jarak Tempuh Jauh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa: Dana Rp44 Miliar untuk Bencana NTT Sudah Ditransfer Sejak Awal Agustus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Demon Hunter Ajukan Gugatan Terhadap Netflix Terkait Film Kpop Demon Hunters

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Indonesia Coffee Expo 2026: Pameran Kopi Terbesar di Jakarta Akan Datang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Tragedi Kecelakaan di Jalan Ness: Mobil Tergelincir Masuk Jurang, Satu Tewas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Cuaca Panas Ekstrem Mengancam Kualitas Obat dan Vaksin: Pentingnya Rantai Dingin

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik Jarak Pendek, Tindakan Provokatif di Tengah Ketegangan Global

Berita Terbaru