BERITAKARAWANG.ID – Institut Teknologi Bandung (ITB) menyelesaikan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026 di Desa Talagasari, Kabupaten Subang, yang berlangsung dari 25 Juli hingga 17 Agustus 2026. Kegiatan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama dalam hal akses air bersih, sanitasi, penerangan, pendidikan, dan infrastruktur, dan berhasil menjangkau lebih dari 3.500 warga di lima dusun.
Sebanyak 341 mahasiswa ITB berpartisipasi dalam KKN ini, yang tersebar di lima dusun. Program-program yang dijalankan mencakup:
Pembangunan Infrastruktur Penting
1. Tema Air Bersih: Pembangunan 1 unit bendung air, 8 bak reservoir, dan jaringan pipanisasi untuk distribusi air bersih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
2. Tema Sanitasi dan Ibadah: Pembangunan 8 bilik Mandi Cuci Kakus (MCK) komunal, fasilitas tempat wudu, serta renovasi musala.
3. Tema Energi dan Penerangan: Pemasangan 76 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) tenaga surya untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan jalan.
4. Tema Pendidikan: Mengadakan bimbingan belajar secara berkala dan perbaikan fasilitas di sekolah dan madrasah setempat.
Pentingnya Pengalaman Mahasiswa
Capaian tersebut mencerminkan upaya ITB untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mengatasi masalah yang dihadapi masyarakat. Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., menekankan bahwa KKN bukan hanya sekadar kegiatan mahasiswa, tetapi juga sebagai pengalaman berharga dalam memahami isu-isu sosial yang dihadapi oleh masyarakat. Selama tinggal di desa, mahasiswa belajar bahwa masalah yang ada tidak selalu memiliki solusi yang sederhana, dan ilmu yang mereka pelajari harus bisa diterapkan dengan cara yang tepat untuk bermanfaat bagi masyarakat.
Pengalaman Berharga Bagi Mahasiswa
Rektor ITB menambahkan, “Kalian datang ke Talagasari sebagai mahasiswa dengan ilmu pengetahuan. Kini, kalian pulang dengan pengalaman, empati, dan kerendahan hati, serta dipersiapkan untuk menjadi pemimpin yang tidak hanya hebat untuk diri sendiri, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa.”
Dia juga menggarisbawahi bahwa keberhasilan program pengabdian tidak hanya diukur dari penyelesaian fisik proyek, tetapi juga dari dampak yang dapat dirasakan masyarakat setelah program selesai.
Penyelesaian dan Penyerahan Fasilitas
Pada penutupan KKN ITB 2026 pada tanggal 17 Agustus 2026, berbagai fasilitas hasil karya mahasiswa diserahkan kepada Pemerintah Desa Talagasari untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. Rektor ITB mengajak semua pihak untuk menjaga dan merawat sarana yang telah dibangun agar terus memberikan manfaat jangka panjang.
Kegiatan KKN ini juga didukung oleh Pemerintah Desa Talagasari, dosen pembimbing, masyarakat, serta berbagai mitra seperti Wakaf Salman, Masjid Nusantara, Rumah Wakaf, Rumah Zakat, Relawan Nusantara, dan PT Jasa Raharja.
Mendukung Kebutuhan Masyarakat
KKN ITB 2026 menunjukkan bahwa pengabdian perguruan tinggi dapat menjadi jembatan antara pengetahuan yang ada di kampus dan kebutuhan nyata masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat menjadi solusi yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
FAQ
Apa itu KKN ITB?
KKN ITB adalah program Kuliah Kerja Nyata yang dilakukan oleh mahasiswa Institut Teknologi Bandung sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Apa yang dilakukan oleh mahasiswa ITB selama KKN 2026?
Mahasiswa ITB melakukan berbagai program pengabdian yang mencakup pembangunan infrastruktur seperti air bersih, sanitasi, penerangan, dan pendidikan.
Berapa banyak mahasiswa yang terlibat dalam KKN 2026?
Sebanyak 341 mahasiswa ITB terlibat dalam KKN 2026 di Desa Talagasari.
Apa manfaat yang diterima oleh masyarakat Desa Talagasari?
Masyarakat Desa Talagasari menerima akses air bersih, sanitasi yang lebih baik, penerangan jalan, serta peningkatan fasilitas pendidikan.
Siapa yang mendukung kegiatan KKN ITB 2026?
Kegiatan KKN ITB 2026 didukung oleh Pemerintah Desa Talagasari, dosen pembimbing, masyarakat setempat, serta berbagai mitra.





