SMP Satap Tempuran Hadapi Akreditasi di Tengah Keterbatasan

- Penulis Berita

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITAKARAWANG.ID – SMP Satap Tempuran kini harus bersiap menghadapi proses akreditasi meskipun dalam kondisi yang terbatas. Proses ini menjadi wajib bagi semua sekolah yang belum terakreditasi, dan jika tidak mengikuti, izin operasional serta bantuan yang diterima bisa berisiko dicabut.

Kepala Sekolah Menghadapi Tantangan Akreditasi

Kepala SMP Satap Tempuran, Acep Sujana, mengungkapkan bahwa baru sebulan menjabat, ia sudah dihadapkan pada tantangan akreditasi. “Anjuran dari pemerintah menetapkan bahwa semua sekolah yang belum terakreditasi harus segera mendapatkan penilaian dari asesor. Jika tidak, kami bisa kehilangan izin operasional dan bantuan,” ujarnya.

Persiapan Akreditasi di Tengah Keterbatasan

Akreditasi yang dilakukan oleh tim asesor dari Kabupaten Kuningan telah berlangsung selama seminggu. Meskipun hasilnya dinilai baik, Acep menyadari bahwa persiapan yang dilakukan cukup minim. Sekolah ini hanya memiliki 57 siswa dan 13 guru, semua non-PNS. “Kami harus siap dengan apa yang ada, meski fasilitas yang tersedia belum memenuhi semua standar yang ditetapkan asesor,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harapan untuk Mendapatkan Predikat Baik

Acep berharap sekolahnya dapat meraih predikat minimal B dari Badan Akreditasi Provinsi (BAP). Namun, ia juga mencatat bahwa sarana dan prasarana di sekolahnya masih jauh dari ideal. Sekolah ini terletak di atas lahan milik Pemerintah Desa Jayanegara, dan para guru harus berbagi waktu dengan SD di sebelahnya. “Kami belum tahu apakah siswa kelas IX kami, yang berjumlah 17 orang, bisa melaksanakan UNBK secara mandiri atau harus tetap bergantung pada sekolah lain,” ungkap Acep.

Umpan Balik dari MKKS

Samsudi, pengurus Musyawarah Kerja Kepala SMP (MKKS) Komisariat Telagasari, mengatakan bahwa dari segi kelayakan, SMP Satap sebenarnya belum siap untuk menghadapi akreditasi. “Jumlah siswa yang sedikit dan fasilitas yang kurang memadai membuat akreditasi ini menjadi tantangan tersendiri. Namun, kebijakan pemerintah mengharuskan semua sekolah yang belum terakreditasi untuk mengikuti proses ini, sehingga kami harus melaksanakannya,” jelasnya.

Kesimpulan

Proses akreditasi yang dihadapi SMP Satap Tempuran menunjukkan bahwa meskipun dengan keterbatasan, setiap sekolah tetap berupaya untuk memenuhi standar pendidikan yang ditetapkan. Harapan untuk mendapatkan predikat baik menjadi motivasi bagi seluruh civitas sekolah untuk berjuang demi peningkatan kualitas pendidikan.

FAQ

Apa itu akreditasi sekolah?

Akreditasi sekolah adalah proses penilaian yang dilakukan untuk menentukan kelayakan dan kualitas pendidikan suatu lembaga.

Mengapa akreditasi penting bagi SMP Satap Tempuran?

Akreditasi penting untuk memastikan izin operasional tetap berlaku dan untuk mendapatkan bantuan operasional dari pemerintah.

Apa saja indikator yang dinilai dalam akreditasi?

Indikator yang dinilai dalam akreditasi meliputi fasilitas, jumlah siswa, dan kualitas pengajaran.

Siapa yang melakukan akreditasi di SMP Satap Tempuran?

Akreditasi di SMP Satap Tempuran dilakukan oleh tim asesor dari Badan Akreditasi Provinsi.

Apa yang terjadi jika sekolah tidak mengikuti akreditasi?

Jika sekolah tidak mengikuti akreditasi, izin operasional dan bantuan yang diterima dapat dicabut.

Berita Terkait

SMPN Satu Atap Jayakerta Bertekad Membangun Gedung Sendiri untuk Meningkatkan Prestasi Pendidikan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Lonjakan Pengunjung di Pantai Pondok Bali Subang Selama Libur Lebaran 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:12 WIB

Kebakaran Lahan di Purwakarta Meningkat, Damkar Hadapi Kendala Serius

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:12 WIB

Kebakaran TPA Cikolotok Purwakarta: Proses Pemadaman Masih Berlangsung, Diduga Akibat Ulah Pemulung

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:12 WIB

Pemerintah Purwakarta Targetkan Perbaikan 80 Kilometer Jalan Rusak Selesai pada 2027

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:11 WIB

Karawang Kirim 56 Pramuka ke Jambore Nasional XII 2026 untuk Perkuat Persahabatan dan Prestasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:11 WIB

Pemkab Karawang alokasikan anggaran Rp7 miliar untuk program LKS gratis – ANTARA News Megapolitan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Pemkab Karawang Alokasikan Rp114,48 Miliar untuk Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Saung Lebak Hejo: Destinasi Wisata Alam dan Kuliner Autentik di Karawang

Berita Terbaru